Minat Investasi di Kawasan Inti IKN Melebihi Kapasitas, Otorita Buka Peluang Delapan Zona Lain

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengungkap tingginya minat investor untuk berinvestasi di IKN. (Ist/ dok. Tim Transisi IKN)

Roy MS

Jakarta, helloborneo.com – Kepala Otorita Ibukota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengungkap tingginya antusiasme investasi di IKN. Jumlah investor yang telah menyatakan minat untuk berinvestasi diakui 25 kali lebih banyak dari kapasitas yang tersedia.

“Dapat saya sampaikan pada hari ini, kami telah over-subscribed,” sebut Bambang pada kesempatan Jajak Pasar (Market Sounding) yang digelar Otorita IKN bekerja sama dengan KADIN Indonesia di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (18/10).

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan menjadi prioritas Otorita pada tahap awal pembangunan Ibukota Nusantara. Area tersebut terletak di bagian utara kawasan IKN dengan luasan mencapai 921 hektar. 

Namun demikian, agar tetap dapat menampung tingginya minat, Bambang memastikan bahwa peluang investasi masih terbuka di delapan zona lainnya.

“Saat ini pemerintah telah menyiapkan Peraturan Pemerintah yang memberikan serangkaian insentif investasi bagi para investor, termasuk proses perizinan usaha dan izin kerja yang lebih sederhana, dan berbagai insentif fiskal,” jelasnya.

Peraturan tersebut, lanjutnya, akan mengatur fasilitas tax holiday yang skemanya dikategorisasi berdasarkan kegiatan usaha.  Adapun fasilitas lain yang turut dipersiapakan semisal super-tax deduction.

Selain langkah itu, Otoritas sedang mempersiapkan pembentukan badan usaha di bawah Otorita IKN yang diharapkan mampu meningkatkan kemudahan berusaha, serta mengakselerasi transaksi B2B (Businness to Business) dengan dunia usaha.

Jajak pasar bertujuan mendorong partisipasi investor dalam dan luar negeri dalam membangun Ibu Kota Nusantara. Otorita mengundang semua pihak, baik itu investor besar, pengusaha mikro, kecil dan menengah agar terlibat pada kesempatan langka ini.

“Semua memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam membangun Nusantara, dan merupakan tugas kami di Otorita memfasilitasi ini,” pungkasnya.

Jajak Pasar bertajuk “Ibu Kota Nusantara, Sejarah Baru Peradaban Baru” tersebut dihadiri sekitar 500 pengusaha terdiri dari sejumlah asosiasi di berbagai bidang, mulai dari konstruksi, perbankan, energi, pendidikan, kesehatan, dan teknologi.

Kegiatan yang dipandu Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid itu juga dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, serta mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. (yor)





One thought on “Minat Investasi di Kawasan Inti IKN Melebihi Kapasitas, Otorita Buka Peluang Delapan Zona Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.