L Gustian

Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara(PPU) berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU memberikan perhatian terhadap layanan kesehatan wilayah pedesaan. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap pengadaan ambulan desa oleh pemerintah setempat dalam beberapa tahun terakhir.
Keberadaan unit mobil ambulans ini memberikan kemudahan layanan kesehatan bagi masyarakat. Baik ke puskesmas rujukan hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Adla Dewata, Kamis (20/10) mengatakan Pemkab PPU juga harus memperhatikan pemerataan SDM kesehatan. Terutama tenaga medisnya. Banyak lulusan sekolah kesehatan yang masih enggan bertugas hingga ke wilayah pedesaan, karena lebih memilih wilayah perkotaan.

Untuk penempatan ambulan di setiap desa itu sudah benar, Hanna saja tinggal melengkapi SDM-nya. Seperti tenaga medis dan sopir. Khususnya yang daerah jauh dari ibu kota kabupaten dan jauh dari pusat layanan kesehatan, seperti puskesmas dan RSUD,” jelasnya.
Adla menambahkan peran tenaga medis sangat penting sehingga ketika membawa pasien yang dalam kondisi kritis. Lalu tenaga sopir menjadi operator terhadap ambulan. Karena bertugas mengantarkan pasien sampai ke tempat tujuan rujukan. Bahkan
“Nantinya pengadaan ambulan itu akan sia-sia jika tidak ada tenaga medis yang bertanggung jawab dan bisa mengoperasikan peralatan. Kita juga perlu ada sopir sekaligus montirnya. Khawatir ada apa-apa pas di perjalanan,” pungkasnya. (adv/log)
















