DPRD Paser Sikapi Kondisi Tribun Stadion Sadurengas yang Kotor

Tontong Bhakti Sihombing

Kondisi Tribun Stadion Sadurengas yang kotor. (TBS)
Kondisi Tribun Stadion Sadurengas yang kotor. (TBS)

Paser, helloborneo.com – Tribun penonton dan sejumlah fasilitas Stadion Sadurengas, di Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser begitu memprihatinkan dan jadi keluhan sejumlah kalangan.

Tidak hanya rusak, sarana olahraga yang jadi salah satu venue andalan pada perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke XVI Kaltim ini juga cukup jorok. Selain keramik yang pecah akibat usia, menumpuknya debu dan sampah peninggalan penonton cukup meresahkan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Paser, Saleh, saat hadir menyaksikan laga Sepakbola, Kamis (20/10). Ia mengaku risih dengan suasana yang terkesan kumuh dalam menikmati jalannya pertandingan.

“Miris lihat kondisi venue kayak gini. Harusnya diperhatikanlah. Coba lihat joroknya itu,” katanya sambil menunjuk sudut bangunan yang ditumpuki sampah.

Baginya, tingkat kebersihan sarana olahraga saat digunakan, baik dilapangan maupun di tribun adalah tanda sambutan yang baik dari Kabupaten Paser terhadap kontingen lainnya. Sehingga para pengunjung yang datang merasa nyaman saat menyaksikan jalannya pertandingan.

Sementara sebagai tuan rumah, lanjut Saleh, kebersihan venue yang disiapkan dengan kondisi yang ada, berpotensi menimbulkan penilaian buruk oleh pengunjung dari luar daerah. Baginya hal ini perlu jadi catatan OPD terkait dilingkungan Pemkab Paser.

“Disisi lain para pendukung atau sporter dari luar daerah pun banyak yang hadir. Bagaimana tanggapan mereka bila melihat kondisi tribun yang seperti ini. Tapi sudah saya hubungi pihak terkait. Katanya langsung ditindaklanjuti,” papar politisi PDI-Perjuangan itu.

Sementara itu, seorang penonton asal Kota Balikpapan, Hamdan, mengaku risih dengan keadaan tribun stadion. Dengan keinginan yang sama ia berharap agar ada perawatan guna memberikan kenyamanan.

“Iya, sampai kotor begini, tempat untuk duduk juga dipenuhi debu. Terpaksa bersihin sendiri. Padahal lapangannya udah bagus tuh,” kata Hamdan.

Diketahui, Pemkab Paser setelah menerima keluhan masyarakat itu dan ditindaklanjuti dengan melakukan penyemprotan dibagian depan stadion usai pertandingan perdana sepak bola antara PPU vs Paser dan Samarinda vs Bontang. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.