IKN Nusantara Berdampak Terhadap Pembangunan dan Perekonomian Kaltim

NB Purwaniawan

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten PPU, Bijak Ilhamdani. (Ist)
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten PPU, Bijak Ilhamdani. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Ibu Kota Negara atau IKN Indonesia baru bernama Nusantara pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara bakal berdampak terhadap pembangunan dan perekonomian di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kata anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Muhammad Bijak Ilhamdani.

“Kami dukung IKN Nusantara karena akan berdampak terhadap pembangunan dan perekonomian di Kaltim,” ujar Muhammad Bijak Ilhamdani di Penajam, Senin.

Presiden Joko Widodo kembali mengunjungi IKN Nusantara. (Ist)
Presiden Joko Widodo kembali mengunjungi IKN Nusantara. (Ist)

Masyarakat lokal harus menyiapkan diri untuk menyongsong IKN Indonesia baru tersebut, sebab akan membuka peluang pekerjaan dan berbagai peluang usaha.

Peningkatan SDM (sumber daya manusia) lokal sangat penting agar mampu bersaing di berbagai sektor, serta Pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah) harus diberi pelatihan peningkatan kualitas produksi dan pelatihan pemasaran berbasis digital

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kata dia, harus menyiapkan pelaku UMKM untuk menghadapi persaingan usaha di IKN Nusantara.

Kunjungan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi IKN Indonesia baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara pada Selasa (25/10), diharapkan berdampak terhadap percepatan pembangunan infrastruktur dasar IKN Indonesia baru tersebut.

Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan IKN Nusantara. (Ist)
Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan IKN Nusantara. (Ist)

Kunjungan Presiden Jokowi di lokasi pembangunan KN Nusantara tersebut bisa meningkatkan optimisme masyarakat, bahwa pemindahan IKN akan terwujud.

Tentunya masyarakat semakin optimistis dengan pembangunan IKN Indonesia baru menurut dia, Presiden Jokowi menyatakan dalam kunjungan kerja, bahwa kemajuan pembangunan IKN Nusantara sesuai ekspektasi (harapan).

Apalagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal segera membangun Istana Negara bakal di KIPP (kawasan inti pusat pemerintahan IKN Indonesia baru di Kecamatan Sepaku.

Informasi yang didapat proses lelang proyek pembangunan Istana Negara telah rampung jelas dia, PT Waskita Karya (Persero) sebagai pemenang lelang proyek pembangunan Istana Negara dengan nilai penawaran Rp1,35 triliun.

“Kami juga senang, bahwa proses pembangunan IKN Indonesia baru sesuai yang diharapkan,” ucap Muhammad Bijak Ilhamdani. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.