DPRD PPU Soroti Kondisi Taman Stadion Panglima Sentik

L Gustian

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten PPU, Thohiron. (ESY)
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten PPU, Thohiron. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Taman di kilometer 9 Kelurahan Nipah-Nipah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terlihat tak terurus. Terlihat, taman dengan luas lebih kurang enam hektar tersebut, saat ini ditumbuhi banyak ilalang.

Hal itu mengakibatkan taman yang berada di depan Stadion Panglima Sentik menjadi tidak menarik. Padahal, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan taman tidak sedikit. Pada tahun 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU mengalokasikan anggaran Rp1,7 miliar untuk pembangunan taman kota.

RTH Depan Stadion Penajam.

Tidak terawatnya taman kota, mendapat sorotan dari DPRD. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten PPU, Thohiron menyarankan agar Pemkab PPU menjadikan taman tersebut sebagai pusat olahraga dan rekreasi warga PPU.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PPU. (ESY)
DPRD Kabupaten PPU. (ESY)

“Ini sangat disayangkan kalau kondisi itu dibiarkan. Apalagi bangunnya kan pake duit,” ujar Thohiron, Jumat (4/11).

Thohiron menambahkan, lokasi taman kota yang strategis, dapat dengan mudah mengundang masyarakat untuk berkunjung. Apalagi taman tersebut terletak di pinggir jalan poros. Penyediaan fasilitas olahraga seperti jogging track, lapangan volley ball, hingga basket dinilai dapat menjadi sarana berkumpul warga.

Selain ada sarana olahraga, penyediaan lapak-lapak kuliner juga penting. Dengan penataan yang baik, tidak akan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi bakal menjadi pusat kuliner yang akan menghidupkan perekonomian warga Kabupaten PPU.

“Daripada dibiarkan begitu kan kurang bermanfaat. Lebih baik dibuat seperti alun-alun. Kalau bisa dikelola dengan baik kan jadi bermanfaat,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses