Bupati Paser Kunjungi Kecamatan Long Ikis, Infrastruktur Tetap Prioritas

Tontong Bhakti Sihombing

Bupati Paser, Fahmi Fadli melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Long Ikis. (ESY)
Bupati Paser, Fahmi Fadli melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Long Ikis. (TBS)

Paser, helloborneo.com – Jembatan Sungai Payau, penghubung Desa Teluk Waru dan Desa Muara Adang di Kecamatan Long Ikis diresmikan. Peresmian dilakukan oleh Bupati Paser, Fahmi Fadli dalam proses kunjungan kerjanya ke Kecamatan Long Ikis, Senin (7/11).

Sebelum diresmikan, konstruksi penyeberangan ini melalui proses pembangunan menggunakan APBD Kabupaten Paser 2019 hingga 2020 dengan nilai hingga Rp 7 miliar. Dengan terbangunnya infrastruktur ini, Fahmi berharap berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Dengan resminya jembatan ini, saya berharap perekonomian masyarakat turut berdampak lebih baik. Mohon warga turut menjaga infrastruktur yang sudah dibangun,” kata Fahmi.

Fahmi turut menambahkan, bahwa infrastruktur merupakan bagian dari proritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Untuk 2023, lanjut Fahmi, Pemkab Paser telah menganggarkan Rp 730 miliar untuk peningkatan infrastruktur.

Infrastruktur yang dialokasikan itu, fokus pada kategori jalan kabupaten. Dari anggaran itu, akses jalan menuju Desa Muara Adang merupakan salah satu diantaranya. Nantinya, jalan yang akan dibangun itu ditargetkan selesai di akhir 2023 mendatang.

“Infrastruktur jalan yang merupakan prioritas, tahun depan semoga terlaksana. Sudah dianggaran,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, Hasanuddin menjelaskan, jembatan yang dibangun dengan panjang 25 meter dan lebar 6 meter ini sudah melalui uji coba dan diperkirakan mampu bertahan hingga puluhan tahun.

“Sudah melalui uji coba dan perawatan. Pastinya kokoh dan tahan lama,” sebut Hasan.

Diketahui, dalam kunjungannya, Fahmi turut melangsungkan agenda pemancangan awal pembangunan Jembatan Lemo-Lemo serta meninjau penanaman pohon mangrove sejenis bakau unttuk menjaga tambak dan lingkungan disekitar Desa Muara Adang.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Muara Adang, Kurniansyah menyatakan, nantinya rencana penanaman mangrove sebanyak 80 ribu bibit. Penanaman tersebar dibantaran sungai dan tambak sekitaran desa.

“Hingga kini sudah 65 ribu bibit pohon yang ditanam, Insyaa Allah dalam 2 bulan ini target 80 ribu bibit pohon yang ditanam akan tercapai,” pungkasnya. (adv/bs/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.