Irawan Heru Suryanto Apresiasi Progres Pembangunan IKN Nusantara

Tun MZ

Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Irawan Heru Suryanto. (ESY)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Irawan Heru Suryanto. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Irawan Heru Suryanto memberikan apresiasi progres pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Beberapa proyek infrastruktur IKN Nusantara sedang dikerjakan. Salah satunya proyek pembangunan jalan lingkar Sepaku, intake sungai Sepaku, Bendungan Sepaku-Semoi dan pembangunan rumah susun untuk pekerja IKN Nusantara. 

Bedungen Sepaku di kawasan pembangunan IKN. (NBP)
Bedungan Sepaku di kawasan pembangunan IKN. (NBP)

Istana negara akan dimulai pembangunannya. Saat ini proses lelang proyek pembangunan istana negara telah selesai proses lelang di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proyek istana negara ini dimenangkan PT Waskita Karya dengan nilai penawaran sebesar Rp1,3 triliun. 

“Kami mengapreasiasi perkembangan pembangunan IKN Nusantara, ini merupakan pencapaian yang dilakukan pemerintah pusat,” kata Irawan, Rabu (16/11). 

Iamengingatkan, pemerintah pusat agar memperhatikan dan meminimalisir dampak lingkungan yang bakal ditimbulkan pembangunan infrastruktur IKN Nusantara. 

Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan IKN Nusantara. (Ist)
Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan IKN Nusantara. (Ist)

“Kami harap pemerintah pusat harus memperhatikan Amdal-nya atau kajian dampak lingkungan supaya masalah dampak yang ditimbulkan dalam pembangunan infrastruktur IKN Nusantara bisa diantisipasi,” jelasnya. 

Irawan menekankan, pemerintah pusat juga harus memberikan ruang yang kebih besar bagi tenaga kerja dan pengusaha lokal untuk pelibatan dalam pembangunan infrastruktur IKN Nusantara. 

“Tenaga kerja dan pengusaha lokal harus dilibatkan, manfaat ekonominya bisa dirasakan langsung. Semakin banyak perputaran uang di Kabupaten PPU, otomatis akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses