Banggar DPRD PPU: Proyeksi APBD PPU Tahun Depan Rp1,9 Triliun

Tun MZ

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Syarifudin HR. (ESY)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Syarifudin HR. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Saat ini pembahasan Rancangan APBD 2023 masih bergulir di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

Dikonfirmasi helloborneo.com, anggota Banggar DPRD PPU Syarifuddin HR, Jumat (18/11) menegaskan, APBD tahun depan diproyeksikan mengalami peningkatan dibandingkan APBD 2022. 

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PPU. (ESY)
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PPU. (ESY)

Total APBD 2023 diperkirakan mengalami kenaikan menjadi Rp1,9 triliun. Sedangkan APBD murni 2022 hanya Rp1,17 miliar. Kemudian di APBD Perubahan 2022 mengalami kenaikan menjadi Rp1,668 triliun.  “Jadi totalAPBD tahun depan diperkirakan mencapai Rp1,9 triliun,” kata Syarifuddin.

Adanya peningkatan APBD PPU tidak terlepas dari naiknya harga Minyak dan Gas (Migas) sehingga Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat juga mengalami peningkatan. 

“Ada juga tambahan pendapatan bagi hasil pajak dari provinsi,” jelasnya. 

Gedung Paripurna DPRD PPU
Gedung Paripurna DPRD PPU.

Ia mengapreasiasi kinerja Pemkab PPU sehingga mampu keluar dari masalah defisit yang terjadi pada 2021. Adanya tambahan pendapatan daerah di APBD Perubahan 2022 seluruh utang ratusan miliar yang tidak terbayarkan di APBD 2021 dapat selesaikan di tahun ini.

“Kita Optimis akhir tahun ini semua utang tahun 2021 bisa dilunasi,” terangnya. 

Ia menambahkan, dengan dilunasinya utang program dan kegiatan 2021 di tahun ini, sehingga pemerintah daerah bisa melanjutkan program pembangunan fisik di tahun depan. 

“Jadi tahun ini tidak ada pengerjaan fisik, karena fokus menyelesaikan utang. Ada pengerjaan fisik, itu anggarannya dari DAK dan Bankeu saja,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.