DPRD Dukung Percepatan Pembentukan Desa Tunan Taka

ES Yulianto

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PPU, Andi Yusuf. (ESY)
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PPU, Andi Yusuf. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendukung pemekaran usulan Desa Tunan Taka, di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.

Diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten PPU, Andi Yusuf bahwa pihaknya mendukung usulan pembentukan Desa Tunan Taka tersebut. Menurut Andi Yusuf dari penyampaian proposal yang diperoleh dirinya beberapa persyarat telah terpenuhi.

“Saya sangat mendukung sepenuhnya karena memang dilihat dari proposal daripada tim pemekaran Tunan Taka itu memenuhi persyaratan baik masalah potensi daerah, luas wilayahnya, penyampaian tapal batasnya,” kata Andi Yusuf.

Rapat Pansus I membahas Reperd BPD. (ESY)
Rapat Pansus I membahas Reperd BPD. (ESY)

Namun Politisi Partai Golkar mengatakan bahwa tidak mudah untuk menjadikan Desa Tunan Taka. Sebelum benar-benar definitif desa tersebut harus menjadi desa persiapan selama 2 tahun.

“Kami ingin memekarkan secepatnya, tetapi kalau dimekarkan dengan aturan yang ada harus ada desa persiapan itu,” ujarnya.

Pihak Desa saat melakukan rapat dengan DPRD Kabupaten PPU. (ESY)
Pihak Desa saat melakukan rapat dengan DPRD Kabupaten PPU. (ESY)

Untuk mempercepat hal itu, Andi Yusuf berencana akan berkonsultasi kepada pemerintah pusat. dirinya meminta agar ada kebijakan khusus untuk mempercepat pemekaran desa, kelurahan dan kecamatan di Kabupaten PPU.

“Kalau umpamanya nanti kami konsultasi memang ada kebijakan ya langsung kita mekarkan saja,” jelasnya.

Kebijakan tersebut harus dituangkan melalui surat keputusan. Sehingga pemekaran atau pembentukan desa, kelurahan dan kecamatan di Kabupaten PPU tidak perlu menunggu waktu lama yakni 2 tahun.

“Saya menginginkan pemerintah pusat itu sudah memberikan surat keputusan terkait masalah penataan wilayah kecamatan dan kelurahan dan desa di wilayah kabupaten penajam Paser Utara sehingga kalau dimekarkan lagi tidak ada desa persiapan sampai 2 tahun, langsung definitif,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.