Ketua DPRD PPU Minta Menjaga Prokes Saat Nobar Piala Dunia Qatar

ES Yulianto

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten PPU, Syahrudin M Noor. (ESY)
Ketua DPRD Kabupaten PPU, Syahrudin M Noor. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor mengimbau masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Lantaran tak jarang adanya Piala Dunia Sepak Bola aktivitas nonton bareng atau Nobar akan meningkat.

Piala Dunia di Qatar akan mulai pada 20 November 2022, menurut Syahrudin M Noor, tak jarang masyarakat memilih untuk melakukan nobar. Di tengah kondisi pandemi covid-19, hal itu bisa berpotensi meningkatkan jumlah kasus di Kabupaten PPU.

Seorang pekerja migran tertidur di bangku sebelum shift paginya, di depan Stadion Internasional Khalifa, stadion nasional dan tertua Qatar, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan selama Piala Dunia FIFA 2022, di Doha, Qatar, Sabtu, 15 Oktober. 2022. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Stadion Internasional Khalifa. (AP Photo/Nariman El-Mofty)

“Jarang sebenarnya ada nobar di PPU. Biasanya malah di Balikpapan, yang pasti ramai. Kebanyakan sebelumnya masing-masing di rumah. Ada juga peluangnya, di beberapa spot tertentu,” kata Syahrudin M Noor.

Meski diakui dirinya potensi kerumuman kecil, namun masyarakat tetap harus waspada terhadap covid-19. Masyarakat diminta untuk tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

DPRD Kabupaten PPU. (ESY)
DPRD Kabupaten PPU. (ESY)

“Bisa makin ramai kali ini. Mesti potensinya kecil, tapi tetap harus ada kewaspadaan seperti menaati prokes,” ujarnya.

Dirinya tak ingin adanya kejuaraan sepak bola tingkat dunia, menjadi pemicu terjadinya peningkatan kasus. Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk menyambut dengan memanfaatkan peluang, seperti peningkatkan perekonomian dan silaturahmi antar masyarakat.

“Tapi ingat, itu tadi harus diperhatikan, makanya kita ingatkan. Jangan terlena dengan kegiatan olahraga dunia ini, lantas tidak peduli dengan lingkungan,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses