Tanpa Relawan BPBD Tidak Berarti

Tun MZ

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri Hari Karya Pegiat Kebencanaan. (Ist)
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menghadiri Hari Karya Pegiat Kebencanaan. (Ist)

Samarinda, helloborneo.com – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim tidak berarti tanpa adanya relawan.

“BPBD tidak akan berarti tanpa bantuan rewalan dalam menangani bencana alam,” tuturnya pada Hari Karya Pegiat Kebencanaan (HKPK) yang diadakan di halaman Kantor BPBD Kaltim, belum lama ini.

Menurutnya tenaga relawan bencana inilah yang banyak membantu, walaupun disadari relawan datang dengan ketulusan dan keikhlasan.

Relawan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penanggulangan bencana di Indonesia. Bahkan relawan merupakan ujung tombak, hususnya pada saat darurat bencana.

Selain itu, relawan bekerja tanpa pamrih atas dasar persaudaraan kepada masyarakat yang kena musibah. Untuk itu Pemerintah harus tetap memperhatikan agar mereka bisa bekerja dengan baik.

“Para relawan ini harus mendapat fasilitasi yang memadai agar mereka tetap bersemangat,”ucapnya.

Tanpa kerja sama relawan, TNI, Polri maupun BPBD Kabupaten dan Kota bencana tidak dapat dihadapi.

Dirinya pun meminta para relawan untuk terus menjaga kesehatan diri.

“Bagaimana kita bisa menanggulangi bencana kalau para relawan TNI maupun Polri 5L (loyo, letoy, lemah, lunglai dan lebai) tidak mau bekerja, para relawan harus sehat dan bugar,” terangnya. (kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses