Kaltim Perkuat Ekonomi Melalui Hilirisasi Industri dan Permudah Informasi Investasi

Tongkang batu bara terlihat mengantre untuk ditarik di sepanjang Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, 31 Agustus 2019. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
Tongkang batu bara terlihat mengantre untuk ditarik di sepanjang Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, 31 Agustus 2019. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)

Samarinda, helloborneo.com – Pemerintah terus dorong penguatan ekonomi daerah. Salah satunya dengan meningkatkan nilai tambah komoditas yang dimiliki. Begitupula dengan Kalimantan Timur (Kaltim) yang terus dorong upaya hilirisasi industri untuk pacu pertumbuhan ekonomi.

“Pengembangan hilirisasi adalah strategi dalam penguatan pertumbuhan perekonomian ke depan yang saat ini masih didominasi sektor migas dan batu bara. Secara perlahan, kita tengah mempersiapkan sektor lain selain migas dan batu bara untuk lebih kuat lagi,” papar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur Puguh Harjanto.

Hilirisasi industri yang dimaksud ialah di sektor pertanian, pariwisata, kawasan ekonomi khusus (KEK), dan industri. Seiring dengan melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) yang Kaltim miliki, pemerintah terus optimis untuk dapat mencapai kemajuan ini dengan terus mendorong investasi dalam negeri.

Ia menyampaikan capaian Kinerja Investasi Kaltim tahun 2022, berikut realisasi investasi di Bumi Etam sampai dengan Tri Wulan III tahun 2022 serta strategi investasi yang telah berjalan dan tantangan investasi di tahun 2023.

Dalam jumpa pers yang digelar di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim itu, diterangkan pula implementasi penyelenggaraan perizinan melalui 2 Aplikasi yakni Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) atau Perizinan OSS Berbasis Risiko serta Aplikasi Perizinan Daerah besutan DPMPTSP Provinsi Kaltim yakni e-PTSP.

Dengan adanya aplikasi tersebut, proses penyelenggaraan izin dapat lebih mudah, transparan dan terintegrasi. Kemudahan layanan informasi terkait investasi di Kaltim ini dapat diraih dalam genggaman melalui smartphone. Adapun bentuk-bentuk informasinya diantaranya adalah profil investasi, Mapping dan Market Investasi serta Kabar Investor.

“Harapannya tahun depan kita bisa optimalkan lagi pencapaian di tahun ini. Dan tentunya, terus bersinergi juga dengan seluruh pihak,” pungkasnya. (kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses