
Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam melakukan penandatanganan prasasti dan meresmikan secara langsung gedung pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar (PONED), Puskesmas Petung, Rabu (25/01/2023).
Bupati PPU, Hamdam menyampaikan terkait gedung PONED kini dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada di Puskesmas Petung, sehingga angka kematian Ibu dan Anak dapat menurun dan pelayanan kesehatan dapat diberikan dengan maksimal.
“Saya berharap bahwa pembangunan PONED ini perlu kita sosialisasikan kepada masyarakat, bahwa puskesmas kita sudah bisa melayani pemeriksaan kehamilan dan anak, manfaatkan betul fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah ini sehingga apa yang diharapkan pemerintah untuk menekan angka kematian ibu dan anak dapat terealisasikan,” kata Hamdam.
Ia juga berpesan kepada petugas medis, untuk segera meningkatkan keterampilan dan keahliannya agar bisa memanfaatkan fasilitas baru pada PONED ini, dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” tegas Hamdam.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Jansje Grace Makisurat menjelaskan, PONED merupakan layanan kesehatan yang disediakan oleh puskesmas rawat inap terkait kasus emergency obstetri dan neonatus tingkat dasar selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.
“Saya mohon kepada Bapak Bupati, Pertama, untuk menambah tenaga Dokter, minimal tiga sampai lima dokter yang ada di Puskesmas, saat ini rata–rata Puskesmas kekurangan tenaga Dokter, kemudian menambah tenaga kesehatan lainnya pada beberapa puskesmas termasuk Rumah Sakit Umum daerah Sepaku,” tutup Grace. (adv/log)

















