Soal Anjal, DP3AKB Tegas Pulangkan ke Daerah Asalnya Jika Bukan Orang Balikpapan

Balikpapan, helloborneo.com – DP3AKB Balikpapan Soroti Eksploitasi Anak di Balikpapan dan Minta Mereka dipulangkan ke Orangtua yang ada di daerah. DP3AKB mendata bersama Satpol PP Kota Balikpapan ada 50 kurang lebih anak-anak yang dieksploitasi untuk bekerja menjual tisu.

Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan karena dianggap sudah meresahkan masyarakat. Balikpapan sebagai Kota layak anak, dimana kalau banyak anak yang diperkerjakan di bawah umur berarti ini menjadi perhatian semua instansi terkait.

“Ya kami sudah melakukan tindakan untuk mereka memberikan pengarahan tapi mereka rata-rata kembali memperdayakan anak untuk berjualan,” kata Alwiati Kepala DP3AKB Kota Balikpapan.

Alwiati menjelaskan bahwa rata-rata mereka itu yang kompolotan atau kepala yang mengarahkan anak-anak tersebut bukan orang tuanya mereka datang ke Balikpapan bersama kerabat atau keluarga untuk berjualan.

“Ketika pihak kami mendata bersinergi dengan kelurahan, terjadi penolakan layaknya preman, disini kami kesulitan,” ujarnya

“Maka dari itu saya minta ketika pedagang kali lima anjal yang memperdayakan anak di kota Balikpapan itu buka asli masyarakat kota Balikpapan maka kita pulangkan mereka ke daerahnya,” tegas Kepala Dinas.(ok/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses