Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak terlena dengan penghargaan Adipura kategori Kota Kecil. Pasalnya masih banyak pekerjaan yang belum tuntas. Dan peraihan Adipura ini patut di apresiasi karena pemerintah bergerak maju.
Menurut Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU yang membidangi urusan pemerintahan, Bijak Ilhamdani, bahwa capaian Piala Adipura harunsya menjadi cambuk bagi pemerintah daerah untuk tetap semangat mempertahankan dan sanggup meningkatkan capaian selanjutnya.
Piala Adipura tahun 2022 ini berhasil diterima oleh Kabupaten PPU. Capaian tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, sejak 2018 lalu hingga perpindahan Ibu Kota Negara ke Kabupaten PPU saat ini.
“Tentu ini menjadi cambuk bagi kita bahwa kedepannya sebagai kabupaten yang mendapatkan adipura tidak boleh berlena dan terus mempertahankan piala adipura kalau bisa kita tingkatkan kedepannya,” kata Bijak Ilhamdani.
Selain penghargaan yang diterima oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PPU, politikus Partai Demokrat ini meminta capaian yang menurutnya luar biasa ini, ditiru oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya
“Menuntut SKPD lain berinovasi dan berpretasi. Semua SKPD harus bisa mendapatkan prestasi yang luar biasa,” ucap Bijak Ilhamdani.
Dengan adanya penghargaan ini, bisa terbilang menjadi wujud pergerakan pemerintah daerah yang berkembang. Namun tak lupa juga, bahwa masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan.
“Adipura menjadi salah satu tolak ukur bahwa pemerintah ini bergerak maju,” ucapnya
“Mengingatkan masih banyak PR yang perlu kita laksana, kesejahteran, kesehatan, pendidikan kembali bisa ditingkatkan,” tambahnya. (adv/log)
















