Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sedang berupaya menghubungkan jalan dari Kawasan Industri Buluminung (KIB) dengan Jalan Provinsi Silkar kilometer 10. Akses tersebut dinilai memiliki daya tarik untuk logistik ke Ibu Kota Negara (IKN) dengan jaminan waktu yang lebih ringkas.
Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Nicko Herlambang mengatakan saat ini pihaknya sedang membangun jalan penghubung tersebut. Kebutuhan anggaran diperkirakan Rp 35 miliar.
“Kita bangun jalan penghubung dari kilometer 10 silkar menuju ke pelabuhan buluminung. Rp 35 miliar sudah perubahan,” kata Nicko Herlambang, Senin (03/04/2023).
Tujuan jalan penghubung dibangun, agar menjadi alternatif untuk pengangkut logistik untuk dengan tujuan ke IKN. Dengan nilai tawar waktu tempuh lebih hemat daripada menggunakan pelabuhan di Kota Balikpapan.
“Alternatif orang untuk mendistribusikan barang ke IKN. Bisa memangkas waktu perjalanan 45 menit sampai 1 jam. Dari pelabuhan sampai ke IKN. Kita punya posisi tawar cukup bagus,” ujarnya.
Jalan penghubung tersebut diperkirakan sejauh 12 kilometer. Nanum saat ini pemerintah daerah hanya mampu membiayai pengerjaan pengerasan baru atau agregat.
Adanya langkah awal pengerasan tersebut, selanjutnya bisa meminta bantuan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk bisa dibangun struktur jalan yang lebih layak.
“Kalau sekarang tahapan diagregat, dari cutting lahan dilakukan agregat nanti. Dengan adanya agregat ini bisa jadi dasar kita ajukan nanti peningkatan jalan.
12 kilo dari pelabuhan ke silkar,” imbuhnya.
“Harapan jalannya menjadi serahterima atau kita mintakan pendanaan APBN atau APBD provinsi karena cukup panjang 12 kilometer jalan,” tambahannya. (adv/log)
















