Nyaman Bagus Purwaniawan

Penajam, helloborneo.com – Badan Otorita Ibu Kota Nusantara atau IKN menyebutkan sekitar 16.0000 bakal masuk ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni kecamatan Sepaku yang ditetapkan sebagai kawasan inti IKN untuk percepatan pembangunan IKN Indonesia baru.
Ribuan pekerja dalam waktu dekat akan datang ke wilayah Kecamatan Sepaku, menurut Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, di Penajam, untuk melakukan percepatan pembangunan IKN Nusantara.
Dengan kedatangan 16.000 pekerja tersebut, lanjut dia, berpotensi timbulkan kerawanan atau masalah sosial di tengah masyarakat yang harus diantisipasi sedini mungkin.
Pemenuhan kebutuhan ribuan pekerja IKN Indonesia baru yang mayoritas laki-laki dikhawatirkan dimanfaatkan pihak tertentu dalam bentuk yang negatif, sehingga dapat memicu timbulnya masalah sosial di Kecamatan Sepaku.
“Bisa saja ada pihak tertentu yang manfaatkan untuk perbuatan negatif berkedok warung kopi atau tempat pijat, dan jenis lainnya,” jelas dia.
IKN Indonesia baru yang dijadikan sebagai kota peradaban dengan standar tinggi, kata dia, akan bersinggungan dengan masalah sosial itu apabila dibiarkan dan tidak ditindak sejak dini.
Potensi masalah sosial tersebut harus segera dicarikan solusi, salah satunya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Koordinasi dilakukan untuk melakukan patroli secara rutin di kawasan IKN Nusantara sebagai langkah mitigasi munculnya masalah sosial.
Selain itu, juga tengah mencari formulasi menyangkut tata kelola pemukiman bagi 16.000 pekerja pembangunan IKN Indonesia baru, serta ada penanggung jawab yang bertugas mengatur para pekerja tersebut.
“Ada semacam RT (rukun tetangga) di yang mengatur pekerja, pelayanan kesehatan dan sentuhan rohani juga harus ada di dalam pemukiman pekerja,” kata Alimuddin.
Sejumlah pembangunan di KIPP IKN Nusantara sudah ada yang dikerjakan mulai September 2022 serta ada pengerjaan yang dimulai pada Januari 2023, pembangunan IKN Indonesia baru bakal dilanjutkan pada 2024 dan akan semakin padat. (ip/log)
















