Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Sebanyak 10.951 warga keluarga rentan kemiskinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, mendapatkan bantuan berupa beras melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten PPU, Senin (17/04/2023).
Kepala Seksi (Kasi) Kerawanan Pangan DKP Kabupaten PPU Sri Harijanto, mengatakan kegiatan penyaluran bantuan pangan berupa beras ini memiliki tujuan untuk beban keluarga rentan kemiskinan. Selanjutnya giat ini sebagai upaya untuk menyalurkan cadangan pangan sesuai instruksi pemerintah pusat.
“Kegiatan ini dalam rangka instruksi dari pusat tepatnya dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan juga dari kementerian serta presiden. Perintahnya menyalurkan cadangan pangan pusat yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten kota,” kata Sri Herijanto pada (17/4/2023).
Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan beberapa harga bahan pokok seperti beras tak jarang mengalami kenaikan. Diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa membantu masyarakat yang terbilang keluarga miskin.
“Kita berharap mereka dengan diberikannya bantuan bisa terbantu untuk pengeluaran keluarga terutama untuk pembelian beras,” imbuhnya.
Disebutkan Sri Harijanto, penyaluran beras ini tersebar di 4 kecamatan di Kabupaten PPU meliputi Kecamatan Penajam, Kecamatan Babulu, Kecamatan Waru hingga Kecamatan Sepaku. Kegiatan tersebut dimulai dari Senin (17/04/2023) ini hingga selesai.
Sedangkan mengenai penerima, pihaknya mengaku bukan hanya berdasarkan data pemerintah pusat, melainkan melalui validasi dinas bersama kelurahan dan desa di Kabupaten PPU.
“Jadi memang data dari kementrian itu ada 10.900, itu tentunya data telah dicek kembali oleh RT dan desa setempat bahwasanya nama-nama tersebut memang layak atau tidak layak,” ucapannya.
Menanggapi bantuan tersebut, Lurah Kelurahan Petung Achmad Fitriady menyambut baik. Menurutnya bantuan beras ini sangat bermanfaat bagi keluarga rentan kemiskinan sebanyak 154 Kepala Keluarga di Kelurahan Petung, Kabupaten PPU.
“Dimana masa sulit seperti ini sangat dibutuhkan sekali oleh warga rentan di bulan ramadan ini, sehingga momen lebaran bisa dinikmati,” tutur Achmad Fitriady. (adv/log)
















