Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU, menjamin pembangunan kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Badan Pendapatan Daerah ramah gender.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten PPU Ali Mustofa, mengaku untuk pembangunan mengikuti perencanaan. Pembangunan yang disebutkan dirinya, pertama berbasis kesetaraan gender mulai dari lahan parkiran. Kemudian ramah terhadap ibu hamil. Selain itu juga beberapa fasilitas yang ada turut memperhatikan disabilitas.
“Kalau untuk bangunan kita ikuti perencanaan awal ya. Jadi untuk kesetaraan gender yang pertama untuk yang parkir, untuk yang ibu hamil khusus nanti kita sediakan, untuk yang disabilitas juga ada,” kata Ali Mustofa
“Kemudian untuk kamar mandi laki-laki dan perempuan juga kita ada terpisah. Terus untuk tangga kita sesuaikan dengan standar karena tidak boleh lebih 25 cm diakan untuk ibu hamil, kalau dia pelayanan juga harus landai, itu sudah kita perhitungkan,” tambahnya.
Ali Mustofa mengaku apabila ada kekurangan terhadap ramah gender, pihaknya akan berupaya untuk memperbaiki sesuai regulasi yang ada.
“Sebenarnya kalau untuk bangunan sih, kita awali yang untuk lebih baik. Jadi kalau kemarin ada yang kurang kita perbaiki sesuai dengan regulasi yang ada,” ucapnya.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (KGPP) DP3AP2KB Kabupaten PPU
Sebelumnya, Yayu Ekapratiwi, Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (KGPP) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten PPU berharap pembangunan kantor harus ramah terhadap gender.
“Catatan advokasi pelayanan sarana prasarana harus responsif genre,” pungkasnya. (adv/log)
















