Permudah Akses Bahan Pokok, Kemendag Gandeng Pemerintah Daerah Gelar Bazaar 

Mendag Zulkfili Hasan mengecek harga bahan pokok di Pasar Klandasan, Balikpapan. Foto: Istimewa

Jakarta, helloborneo.com – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, mengungkapkan pemerintah berkomitmen menjaga akses barang kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat. Di antaranya adalah menggandeng pemerintah daerah, Kabupaten Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar bazaar. 

Tujuannya, masyarakat dapat semakin mudah mendapatkan bapok pascalebaran yang perlu  menyesuaikan diri dengan kebijakan  arus mudik dan arus balik.

“Hari ini kita mengadakan bazar karena sekarang ini truk-truk besar belum boleh masuk,  pasar juga masih banyak yang belum buka,” kata Mendag Zulkifli Hasan yang dikutip melalui siaran pers pada Minggu (30/4/2023).

Bazar tersebut digelar di dua titik Kabupaten Sleman, yaitu di Kelurahan Maguwoharjodi, Kecamatan Depok dan Desa Sardonoharjo di Kecamatan Ngaglik. Total untuk dua titik pasar murah tersebut, 400 kemasan beras Bulog ukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp42.500 per kemasan, 2.000 liter MINYAKITA dengan harga Rp13.500/liter,1.000 kilogram gula pasir Rp13.000/kg, dan 1.000 kilogram telur ayam ras Rp26.000/kg.

Selain itu, terdapat juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat yang menjual sejumlah barang kerajinan dan produk makanan kering.

“Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat mendapatkan bapok seperti  minyak  goreng,  beras,  gula,  dan  telur dengan harga pabrik,” tutur Mendag. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses