Partai Politik di Kabupaten PPU Alami Kesulitan Penuhi Keterwakilan Perempuan

Edy Suratman Yulianto

Komisioner KPU Kabupaten PPU, Tono. (ESY)
Komisioner KPU Kabupaten PPU, Tono. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Hingga hari ke-3 pengumuman pembukaan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih belum tersentuh oleh 18 Partai Politik di Kabupaten PPU. Sejauh ini diperkirakan Partai Politik (Parpol) di Kabupaten PPU mengalami kesulitan.

Komisioner KPU Kabupaten PPU divisi Teknis Penyelenggaraan Tono mengatakan saat ini kebanyakan Parpol di Kabupaten PPU kesulitan mencari perwakilan perempuan untuk bergabung menjadi Bacaleg.

“Kelihatannya mereka dalam merekrut bacaleg perempuan misalnya, kelihatannya cerita sama kami itu yang kesulitan sampai ada bahasa dari mereka bisa tidak calon nya 5 laki-laki dan perempuannya 1, saya sampaikan itu tidak bisa,” kata Tono.

Saat ini menurut Tono, peraturan terkait kewajiban perempuan 30 persen lebih fleksibel dari periode sebelumnya. Dijelaskan olehnya saat ini keterwakilan perempuan 30 persen dibulatkan seperti 1 calon perempuan sudah cukup mewakili total 4 calon Bacaleg.

“Kalau dulu 4 calo wajib 2 perempuan, karena 4 calon 1 perempuan 25 persen, kalau dibulatkan 4 calon 1 perempuan,” ungkapnya.

Tono menjelaskan beberapa keterwakilan perempuan dari Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Kabupaten PPU. Dari maksimal Bacaleg 25 orang, setidaknya memiliki keterwakilan perempuan berjumlah 6 orang.

“Wajib 30 persen tapi dilakukan pembulatan. Dapil Sepaku 5 calon 2 perempuan, Dapil Babulu Waru 8 calon 2 perempuan kalau di Penajam 12 calon berarti 4 perempuan,” jelasnya.

Saat ini keterwakilan perempuan di kursi Legislatif atau Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU masih terbilang rendah. Dari 25 kursi DPRD Kabupaten PPU hanya terisi 1 kursi keterwakilan perempuan dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten PPU. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses