Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) seberangkan sebanyak 89.368 orang dari Pelabuhan Feri Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, menuju Pelabuhan Kariangau, Kota Balikpapan, sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri 1444 Hijriah atau Lebaran 2023.
Jumlah penumpang terbagi menjadi dua, menurut Supervisi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Feri Penajam Cabang Balikpapan Radmiadi, di Penajam, yakni pejalan kaki dan di atas atau dalam kendaraan.
Tercatat penumpang pejalan kaki yang disebrangkan sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri sebanyak 4.700 orang, dan penumpang di dalam atau di atas kendaraan sebanyak 84.668 orang.
“Total 89.368 penumpang itu turun sekitar 12.515 orang dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu (2022) sebanyak 101.883 penumpang,” jelas dia.
Jumlah kendaraan yang menyeberang dari Kabupaten Penajam Paser Utara menuju Kota Balikpapan sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri sebanyak 26.202 unit, tambah dia, jumlah itu menurun sekitar 5.623 unit dari tahun lalu sebanyak 31.825 unit.
Penumpang kendaraan yang menggunakan penyeberangan kapal feri tersebut terbagi menjadi empat jenis kendaraan, yakni roda dua, roda empat, bus, dan truk kendaraan besar.
Jumlah penumpang yang menggunakan kendaraan roda dua sebanyak 11.750 unit, roda empat 12.130 unit, bus 252 unit dan truk kendaraan besar 2.092 unit.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terapkan 98 trip pengoperasian kapal feri selama 24 jam untuk melayani penumpang saat arus mudik dan balik Lebaran 2023. sehingga total pengoperasian kapal feri sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri 1444 Hijriah tersebut sekitar 1.662 trip.
PT ASDP Pelabuhan Feri Penajam operasikan dua dermaga kapal feri, kata dia, dapat menghindari antrean atau penumpukan kendaraan di pelabuhan sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri.
PT ASDP Pelabuhan Feri Penajam mengatur kendaraan di pelabuhan yang memiliki saya tampung sebanyak 80 unit kendaraan roda empat dan 350 unit kendaraan roda dua, agar tidak terjadi antrean panjang hingga keluar lokasi pelabuhan.
PT ASDP Pelabuhan Feri Penajam siapkan loket tambahan kendaraan roda empat menjadi dua unit dan loket kendaraan roda dua menjadi empat unit untuk melayani pengguna jasa penyeberangan kapal feri sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri.
PT ASDP Pelabuhan Feri Penajam juga terapkan sistem pembelian tiket e-money antisipasil lonjakan penumpang pada penyeberangan kapal feri jalur Kabupaten Penajam Paser Utara-Kota Balikpapan selama arus mudik dan balik Idul Fitri.
“ASDP operasikan 13 kapal feri dari 19 kapal feri yang disiapkan, dengan waktu sandar kapal feri selama 15 menit pada arus balik dan balik Idul Fitri. Kami berupaya berikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa kapal feri,” ujar Radmiadi. (log)
















