Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pada pertengahan bulan Februari 2023 lalu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mendapatkan prestasi penetapan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Taman Rozeline, Kelurahan Nipah-nipah, Kabupaten PPU.
Meski demikian saat sedang rapat evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA), Kepala DP3AP2KB Kabupaten PPU Chairul Rozikin tak cepat berpuas diri. Menurutnya masih ada kekurangan pada RBRA di Taman Rozeline tersebut. Dimana diketahui taman itu memiliki kolam yang saat ini tidak memiliki pagar.
Chairul Rozikin menyatakan perlu dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk merealisasikan pagar pengaman kolam tersebut. sedangkan untuk desain pagar setidaknya membuat kesan bersih dan rapi.
“Untuk mengusulkan agar bisa diperbaiki sedemikian rupa terkesan bersih dan rapi diberi pengaman pagar,” kata Chairul Rozikin, Selasa (23/05/2023).
Dengan adanya pagar pengaman kolam yang estetik mampu menciptakan keindahan. Selain itu pula keberadaan pagar di sekitar kolam menambah kesan ramah anak untuk bermain. Sehingga tak ada risiko untuk mencederai anak saat bermain.
“Sehingga ramah anak untuk bermain, jangan sampai ada permukaan yang menciptakan resiko anak untuk bersama terluka,” ucapnya.
Keamanan daripada kolam di Taman Rozeline, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU akan menambah rasa aman saat anak bermain. Fasilitas keamanan tersebut harus menjadi pertimbangan dinas terkait mengelola Taman Rozeline.
“Mulai dipertimbangkan sekarang untuk keamanan kolam. Sehingga ruang bermain itu bisa sangat ramah anak,” pungkasnya.
Pada pertengahan bulan Februari 2023 lalu, Taman Rozeline mendapatkan penilaian dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak. Dari penilaian tersebut Taman Rozeline telah ditetapkan menjadi RBRA Kabupaten PPU. (adv/log)
















