Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Badan Perencanan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) yang menjadi Ketua Gugus Tugas KLA.
Bapelitbang Kabupaten PPU tak sendiri, melainkan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten PPU yang menjadi sektor penggerak dan dinas terkait lainnya.
Evaluasi yang digelar pada selasa 23 Mei 2023 ini, turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan dan Keluarga (TP PKK), Satriyani Sirajuddin Hamdam serta Kepala DP3AP2KB Kabupaten PPU, Chairul Rozikin berjalan sangat interaktif sesama peserta evaluasi yang lainnya.
Kepala Bapelitbang Kabupaten PPU, Tur Wahyu Sutrisno mengatakan usai rapat evaluasi KLA bahwa rapat ini bertujuan untuk bekerja sama mencapai target KLA tingkat Madya. Diketahui Kabupaten PPU telah mendapatkan predikat KLA kategori Pratama sebanyak 4 kali berturut-turut.
“Yang jelas kaitan dengan hasil rapat ini yang pertama mengundang SKPD pengampu program itu untuk bisa meningkatkan Kabupaten Layak Anak (KLA) yang untuk mencapai target Madya Kemudian Nindya,” kata Tur Wahyu Sutrisno, usai rapat evaluasi KLA.
Menurut Tur Wahyu Sutrisno saat ini beberapa persiapan telah dilakukan. Tak hanya persiapan namun beberapa perbaikan terkait dengan klaster yang menjadi penilaian pun akan mulai dipenuhi. Untuk mencapai target predikat Madya harus mencapai poin lebih dari 650 poin.
Ada 5 klaster yang perlu dipenuhi, mulai dari persyaratan mengenai hasil konvensi hak anak seperti pemenuhan hak akan melalui Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) hingga tingkat bawah yakni tingkat desa.
“Sejauh ini persiapannya sudah banyak, karena ini kan berkesinambungan dari program yang tahun lalu dan sekarang akan dilakukan untuk peningkatan, terutama adanya klaster-klaster yang perlu dilakukan peningkatan. Karena, mulai dari klaster 1-5 dilakukan peningkatan terhadap penilaian dan ada sekitar dari 644 menjadi 664 ada peningkatan sekitar 20 poin,” ujarnya.
Sebagai Ketua Gugus Tugas KLA, Tur Wahyu Sutrisno mengaku yakni bisa mencapai predikat kategori Madya pada tahun 2023 usai berhasil mempertahankan 4 kali berturut-turut predikat kategori Pratama.
“Karena 4 tahun berturut-turut kan baru pratama jadi nanti targetnya ke madya artinya perlu persiapan, kita optimis dari pratama ke madya bisa dicapai, nantikan dengan nilai 20 poin,” pungkasnya. (adv/log)
















