Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggelar kegiatan bertajuk Makin Cakap Digital 2023 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai narasumber.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman, diikuti oleh ratusan pelajar di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kabupaten PPU.
Kepala Diskominfo Kabupaten PPU, Khairudin mengatakan ditengah badai informasi yang menghantam kehidupan sosial, sehingga penting kuala muda khususnya pelajar bisa memahami literasi digital yang baik.
“Literasi digital sangatlah dibutuhkan, artinya kalau kita bicara teknologi, itu kan sudah maju dengan pesat informasinya sudah sangat luas. Artinya sangat masif lah perkembangan teknologi itu,” kata Khairudin sesuai acara, Kamis (16/05/2023).
Dengan dilakukannya sosialisasi literasi digital kepada pelajar, diharapkan mereka juga paham untuk menjaga informasi data pribadi dalam dunia maya dan tidak memberikan datanya kepada orang yang tidak dikenal.
“Saya kira dengan masifnya informasi yang tidak bisa kita pungkiri, apalagi sekarang revolusi industri 5.0 ya, jadi siap atau tidak siap kita harus ikut terlibat di proses digitalisasi dan secara tidak langsung kita menjadi penikmat digital,” ucapnya.
Tidak menutup kemungkinan para pelajar di Kabupaten PPU harus mengetahui bagaimana menggunakan gadget atau gawai dalam mengakses secara digital dengan bijaksana.
“Semua sudah hampir memegang handphone, secara tidak langsung literasi digital itu dibutuhkan buat mereka, karena masifnya informasi menuntut kita untuk beradaptasi,” tuturnya.
Etika dalam dunia digitalisasi menjadi sangat penting, dimana dalam bermedia sosial mesti melihat berita, mengecek sumber dan menelaah informasi secara baik. Sehingga anak muda bisa mengambil manfaat secara positif dalam penggunaannya.
Dengan memberikan ilmu terhadap generasi muda, fungsi literasi digital ini dapat memanfaatkan perangkat ada untuk mencari informasi-informasi yang positif terkait dengan perkembangan informasi pendidikan.
“Membaca buku itu dulu manual, sekarang bisa langsung Googling, bisa cari di handphone dan sebagainya. Nah itu yang kita kita kenal akan melek digital, semua seperti itu fungsinya,” pungkasnya. (adv/log)
















