DPRD PPU: Pengelolaan Aset Daerah Dapat Tingkatkan PAD

Bagus Purwa

Wakil Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin. (Ist)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, menilai pengelolaan aset daerah dapat meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah) kabupaten setempat.

Pemerintah kabupaten, menurut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Raup Muin di Penajam, dapat meningkatkan PAD salah satunya melalui pengelolaan aset daerah yang ada.

Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini telah memiliki aset seperti dome, gedung graha, stadion, dan masjid agung.

Jika aset daerah tersebut dikelola dengan baik, jelas dia, maka dapat meningkatkan PAD dengan memungut retribusi dari pengelolaan aset itu.

Pelabuhan penyeberangan klotok (kapal kayu) memiliki potensi sumber pemasukan PAD, lanjut dia, jika dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Perusahaan Daerah Benuo Taka serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum Danum Taka juga harus dapat memberikan kontribusi kepada PAD.

“Pemerintah kabupaten diharapkan dapat maksimalkan potensi yang ada agar pembangunan kabupaten bisa berjalan secara berkelanjutan,” kata Raup Muin.

Pendapatan Kabupaten Penajam Paser Utara masih mengandalkan pada dana perimbangan atau DBH (dana bagi hasil) minyak dan gas bumi dari pemerintah pusat.

Jika harga minyak dan gas bumi dunia mengalami penurunan, pengaruhnya juga berimbas pada pendapatan daerah berjuluk Benuo Taka itu.

Sehingga harus ada upaya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengoptimalkan potensi PAD, tidak hanya bergantung pada dana bagi hasil minyak dan gas bumi.

Pemasukan PAD dari tahun ke tahun hanya ditargetkan lebih kurang Rp40 miliar melalui
pungutan dari sektor pajak dan retribusi, pemerintah kabupaten harus optimalkan potensi daerah untuk tingkatkan PAD. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses