Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Panjang jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini telah mencapai sekitar 1.200 kilometer. Jumlah tersebut tidak termasuk jalan usaha tani yang memiliki lebar 3 meter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU, Riviana Noor mengaku hingga tahun 2022 lalu panjang jalan yang sudah terakomodir sekitar 500 kilometer dari 1.200 kilometer.
500 kilometer tersebut dalam kondisi mantap alias tidak berlubang dan telah tertutup aspal atau rigid beton. Sehingga statusnya pun mengalami peningkatan.
“Total panjang jalan kabupaten kita 1.200 kilometer, tidak termasuk jalan usaha tani yang lebarnya 3 meter,” kata Riviana Noor.
Panjang jalan sekitar 1.200 kilometer tersebut telah ditetapkan sebagai jalan sekunder. Sehingga telah menjadi beban pemerintah kabupaten.
“Sudah ditetapkan fungsinya, yang sudah kita tetapkan ini sudah sampai jalan sekunder,” ujar Kepala DPUPR Kabupaten PPU.
Jumlah tersebut diyakini akan terus mengalami pertambahan. Pasalnya ada beberapa jalan usaha tani yang akan mengalami peningkatan status. Peningkatan itu dikarenakan penggunaan jalan yang semakin banyak, disertai pelebaran jalan yang nyaris menyentuh 10 meter.
“Jalan kita bertambah terus. Kenapa bertambah karena ada jalan usaha tapi yang kita tingkatkan, kita perlebar, yang masuk jalan kabupaten itu minimal 5 meter, jadi kalau kita tambah bahu jalan dan drainase paling tidak sampai 10 meter. Baru di SK kan,” jelasnya.
Sedangkan untuk tahun 2023, Riviana Noor memperkirakan panjang jalan yang terakomodir akan mencapai kurang dari 600 kilometer, sehingga masih jauh dari angka 1.200.
“Kalau tahun ini mungkin tidak sampai 700 kilometer, tetapi diatas 500 kilometer, mungkin hampir 600 kilometer,” pungkasnya. (adv/log)

















