DPMD PPU Ajak Desa Perkuat Program KLHK Kampung Iklim

Bagus Purwa

Kantor DPMD PPU.
Kantor DPMD PPU.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara, mengajak desa di daerah berjuluk Benuo Taka itu untuk memperkuat program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan KLHK), yakni Kampung Iklim.

Penguatan kampung iklim, menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Sosial Budaya DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara Nuryulianita Sunawardhati di Penajam, sebagai upaya mengurangi emisi karbon, serta mengantisipasi perubahan iklim.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendapat kucuran dana karbon Rp3 miliar yang diberikan Bank Dunia melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Kemudian dana karbon yang disalurkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut dikucurkan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. termasuk DPMD setempat

DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan penguatan kapasitas desa untuk mengembangkan kampung iklim melalui bimbingan teknis dan pelatihan berupa tata kelola lahan yang dapat membantu penurunan emisi karbon.

“DPMD diberikan dana karbon itu sekitar Rp400 juta untuk penguatan kampung iklim dengan kegiatan menjaga hutan dan mengelola lingkungan,” jelasnya.

Bimbingan teknis dan pelatihan yang telah diberikan diharapkan bisa desa melakukan tata kelola lahan yang lebih baik, lanjut dia, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan hutan yang lestari.

Desa di Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditetapkan menjadi kampung iklim oleh KLHK di antaranya, Desa Telemow, Bangun Mulya, Rintik, Babulu Darat dan Desa Babulu Laut.

DPMD Provinsi Kalimantan Timur juga menetapkan dan memberikan anggaran sejumlah desa di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai kampung iklim plus antara lain, Desa Babulu Laut, Api-Api dan Desa Sukaraja.

Desa yang ditetapkan untuk menjalankan program Kampung Iklim itu dinilai masih memiliki cadangan hutan lindung yang bisa menyuplai oksigen, lanjut Nuryulianita Sunawardhati, sehingga harus dilestarikan bersama-sama melalui program kampung iklim.

DPMD Kabuoaten Penajam Paser Utara mendorong desa melakukan kegiatan yang berbasis lingkungan, dan mengupayakan agar desa yang menjadi kampung iklim terus bertambah dengan melakukan program lingkungan hidup. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses