Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini tengah menghadapi tantangan untuk menghadirkan ruang terbuka hijau. Di mana ruang terbuka hijau di wilayah ini masih terbilang minim.
Meski menghadirkan ruang terbuka hijau adalah sebuah tantangan, pihak Kelurahan Petung tetap berupaya menawarkan ide-ide itu kepada instansi pengampu yang memiliki kewenangan terkait ruang terbuka hijau, seperti Dinas Lingkungan Hidup atau kepada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)
Selain mengenai ruang terbuka hijau, berupaya melaksanakan program kampung iklim yang disebut “Proklim Putri Petung” Program ini telah mendapatkan apresiasi dan menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan isu perubahan iklim di kelurahan ini.
Dukungan terhadap penciptaan ruang terbuka hijau, dan menekankan perlunya instansi pengampu untuk mengambil langkah konkrit dalam menyediakan ruang terbuka hijau bagi warga Kelurahan Petung.
“Maka dari itu instansi pengampu mestinya menyediakan ruang terbuka hijau. Kita mendukung untuk adanya itu,” kata Achmad Fitriady.
Meskipun tantangan besar yang dihadapi, harapan untuk memiliki ruang terbuka hijau di Kelurahan Petung tetap kuat.
Dengan kerja sama antara kelurahan dan instansi terkait, diharapkan bahwa tujuan ini dapat tercapai, memberikan manfaat bagi warga kelurahan dan lingkungan sekitarnya.
Meskipun memiliki harapan untuk memiliki ruang terbuka hijau yang memadai, pertumbuhan bangunan dan infrastruktur di Kelurahan Petung telah menjadi kendala yang sulit diatasi.
“Harapannya ada ruang terbuka hijau di petung, namun melihat pertumbuhan bangunan dan infrastruktur penunjang di wilayah petung itu juga menjadi hal yang sulit untuk menyediakan ruang terbuka hijau,” pungkasnya. (adv/log)

















