Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Bersama tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB), pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjuk Kelurahan Petung untuk menjadi lokasi penting dalam pelaksanaan program desa presisi.
Kelurahan Petung menjadi pusat perhatian dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Program presisi sendiri bertujuan untuk mengidentifikasi dan membantu masyarakat yang berada dalam kondisi kemiskinan.
“Desa presisi itu adalah desa yang untuk mengentaskan kemiskinan ya, karena juga penajam masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim. Nah, ITB turun bersama tim untuk melaksanakan desa presisi itu yang ketika ada bantuan itu sudah by kordinat, by name, by address,” kata Achmad Fitriady.
Lurah Kelurahan Petung, Achmad Fitriady, menyatakan bahwa upaya ini adalah bagian dari langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk mengatasi kemiskinan ekstrim di daerah ini.
Kelurahan Petung menjadi titik pusat dalam program ini, di mana tim IPB akan mendirikan sekretariat untuk melayani pertanyaan dan kebutuhan masyarakat.
Bersama tim IPB, pihak Kelurahan Petung telah membahas beberapa aspek teknis dalam penggunaan aplikasi dan penentuan koordinat yang akurat.
Kegiatan desa presisi ini ditargetkan akan selesai pada bulan Desember, sehingga bantuan sosial dapat didistribusikan kepada mereka yang membutuhkannya.
“Petung sendiri dijadikan master point sebagai tempat yang kemudian nanti dijadikan sekretariat teman-teman dari ITB untuk melayani hal-hal yang ingin ditanyakan nanti, terkait sama dengan seperti customer service ketika nanti dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Penajam khususnya nanti itu di Petung,” jabarnya.
Meskipun alasan pemilihan Petung sebagai pusat kegiatan ini belum dijelaskan secara rinci, pendekatan sederhana adalah lokasi yang strategis. Petung berada di tengah-tengah berbagai desa dan kelurahan, memungkinkan akses yang mudah bagi masyarakat dari berbagai wilayah. (adv/log)
















