Kementerian Kominfo Tambah Menara Telekomunikasi di Kabupaten Asal IKN

Bagus Purwa

Menara Telekomunikasi. (Ist)
Menara Telekomunikasi. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyetujui menambah menara telekomunikasi (Base Transceiver Station/BTS) di sejumlah wilayah blank spot (tidak terjangkau akses Internet) di Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai kabupaten asal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Kami sudah usulkan pembangunan BTS di beberapa wilayah yang masih minim jaringan internet kepada pemerintah pusat,” jelas Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara Khairuddin di Penajam.

Usulan penambahan menara telekomunikasi yang diajukan disetujui Kementerian Kominfo, lanjut dia, selanjutnya Kementerian Kominfo akan melakukan kunjungan ke wilayah tidak terjangkau akses internet sesuai yang diusulkan.

Kunjungan Kementerian Kominfo yang bakal dilakukan pada Oktober 2023 itu, sekaligus verifikasi beberapa persyaratan dari titik koordinat, kesiapan listrik, pertumbuhan penduduk, serta izin dari lahan yang akan digunakan untuk pendirian BTS.

Jika lolos verifikasi persyaratan yang dibutuhkan untuk menara telekomunikasi pada Desember 2023 dilakukan pemetaan, dan pembangunan BTS akan dilakukan pada 2024.

“Kami sudah siapkan untuk pendirian menara telekomunikasi itu, diharapkan 2024 dapat direalisasikan,” ujarnya.

Penambahan BTS di wilayah minim jaringan internet yang diusulkan, yakni Desa Karang Jinawi dan Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Desa Bukit Subur, Giripurwa dan Desa Sidorejo, serta Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam.

Kemudian di wilayah tidak terjangkau akses internet lainnya yang diusulkan Desa Rintik, Gunung Makmur, Sumber Sari, dan Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu.

Usulan kepada pemerintah pusat itu agar terdapat dukungan pembangunan menara telekomunikasi, kata Khairuddin, di sejumlah kawasan yang tidak ada tersentuh jaringan Internet di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai kabupaten yang sebagian wilayahnya masuk dalam kawasan Kota Nusantara, ibu kota masa depan Indonesia dan menjadi tetangga pusat pemerintahan nasional itu mengharapkan pemerataan akses Internet.

Dukungan pemerintah pusat agar blank spot tidak ada lagi di Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga akses Internet untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses