DLH Kabupaten PPU Siapkan Warga Hadapi Perubahan Iklim Melalui Kampung Iklim

Bagus Purwa

Kepala DLH PPU, Tita Deritayati.

Penajam, helloborneo.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara, menyiapkan warga di daerah berjuluk Benuo Taka itu menghadapi perubahan iklim melalui program Kampung Iklim.

Kampung iklim, menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara Tita Deritayati di Penajam, sebagai program kesiapan warga dalam menghadapi perubahan iklim.

Masyarakat disiapkan dalam menghadapi perubahan iklim dengan berbagai program, lanjut dia, antara lain ketahanan pangan, penampungan air hujan, pemanfaatan sampah organik dan lainnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara terus berupaya keberadaan kampung iklim bertambah, serta fokus pengembang kampung iklim yang telah ada saat ini agar tetap berkelanjutan.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara telah membina 12 dari 54 desa dan kelurahan di daerah berjuluk Benuo Taka itu dalam Program Kampung Iklim (Proklim).

Desa yang ditetapkan menjadi kampung iklim di antaranya, Desa Telemow, Bangun Mulya, Rintik, Babulu Darat dan Desa Babulu Laut.

Kelurahan yang ditetapkan menjadi kampung iklim antara lain, Kelurahan Kampung Baru, Pemaluan, Gunung Seteleng, Petung, Tanjung Tengah, Waru, serta Kelurahan Maridan.

Sebanyak 12 desa dan kelurahan tersebut telah ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi kampung iklim, jelas dia, karena dinilai memenuhi kriteria Proklim disyaratkan dan ditetapkan KLHK.

“Proklim merupakan program dari KLHK untuk antisipasi terjadinya perubahan iklim,” tambah Tita Deritayati.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, saat ini melakukan pendampingan lebih fokus kepada Desa Telemow yang memenuhi syarat dan diusulkan untuk mendapatkan predikat kampung iklim tingkat nasional dari KLHK pada tahun ini (2023).

Desa atau kelurahan yang mendapatkan predikat kampung iklim tingkat nasional, wajib melakukan pendampingan terhadap 10 kelurahan dan desa di sekitarnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses