Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah inovatif dengan menggandeng Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Balikpapan (Staiba) untuk menjalankan program sosialisasi pemanfaatan sampah.
Achmad Fitriady menjelaskan bahwa, kolaborasi dengan mahasiswa Staiba ini merupakan bagian dari upaya kelurahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah.
“Kami percaya bahwa melibatkan mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan sampah,” ujarnya.
Mahasiswa KKN Staiba terlibat aktif dalam penyampaian materi dan demonstrasi praktis, mencoba memberikan solusi yang bisa diaplikasikan dengan mudah oleh masyarakat sehari-hari. Serta diharapkan menjadi agen untuk berbagi pengetahuan berkaitan manajemen sampah, daur ulang, dan cara-cara kreatif untuk mendaur ulang barang-barang bekas.
Mereka juga memberikan contoh nyata melalui pameran produk-produk daur ulang yang dapat dihasilkan dari sampah, seperti tas dari kantong plastik bekas, hiasan dinding dari botol bekas, dan lain sebagainya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan potensi sampah sebagai sumber daya yang bisa dimanfaatkan kembali. Dengan kreativitas dalam pengelolaan sampah, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” jelas Achmad Fitriady.
Tidak hanya memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi wadah interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat setempat. Dengan dialog yang terbuka, masyarakat dapat bertukar pikiran dan pengalaman seputar pengelolaan sampah, menciptakan sinergi positif antara pemuda dan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa Staiba yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi kelurahan lainnya untuk menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (adv/log)

















