Wakil Ketua DPRD PPU Dukung Pembangunan Rumah Adat Paser Rakan Tatau 100%

Edy Suratman Yulianto

aup Muin, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara. (Ist)
Raup Muin, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Raup Muin, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendukung pembangunan Rumah Adat Paser Rakan Tatau tuntas di tahun 2024 mendatang.

Raup Muin menjelaskan, bahwa pembangunan Rumah Adat Paser Rakan Tatau sangat penting untuk melestarikan warisan budaya dan memperkuat identitas masyarakat setempat, karena rumah adat ini memiliki nilai kultural dan historis yang signifikan bagi suku Paser.

“Kita tidak hanya membangun struktur fisik, tetapi juga merawat akar budaya dan sejarah suku Paser. Rumah Adat Paser Rakan Tatau harus menjadi tempat yang mewakili kekayaan tradisi dan nilai-nilai luhur,” kata Raup Muin.

Pembangunan saat ini masih terlihat tak serius, lantaran tidak ada progres yang dianggap tumbuh secara signifikan. Itu membuat Ketua Partai Gerindra Kabupaten PPU, Raup Muin menuntut pemerintah daerah agar bisa serius melanjutkan pembangunan hingga tuntas.

Dengan selesainya pembangunan rumah adat itu, akan memiliki dampak yang luar biasa. Tidak hanya berguna menjaga aset kebudayaan, namun menciptakan sektor pariwisata baru di Kabupaten PPU.

“Dengan Rumah Adat Paser Rakan Tatau yang megah dan lengkap, kita dapat menarik wisatawan untuk mengenal lebih jauh kekayaan budaya dan sejarah di PPU. Ini bisa menjadi daya tarik baru yang membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” imbuhnya.

Menurutnya semua pihak harus berkolaborasi dan berkomitmen, meskipun mengakui kesulitan dan hambatan dalam pembangunan. Selain itu, pembangunan rumah adat di Kabupaten PPU harus selesai sebagai upaya pelestarian budaya dan pembangunan pariwisata.

“Kita harus bersatu untuk menyelesaikan proyek ini dengan baik, karena Rumah Adat Paser Rakan Tatau adalah warisan bersama yang harus kita jaga dan lestarikan untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.