Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membantu Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk menyiapkan Buluminung menjadi kawasan industri sebagai daerah mitra daerah mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) atau ibu kota negara masa depan Indonesia.
“Kami bantu pemerintah kabupaten setempat siapkan Buluminung sebagai kawasan industri,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko Cahyanto, di Penajam.
Saat ini Buluminung di Kecamatan Penajam itu masih menjadi kawasan peruntukkan industri, lanjut dia, belum menjadi kawasan industri.
Menjadikan kawasan industri terlebih dahulu harus ada konsep perencanaan tata ruang (masterplan), jelas dia lagi, yang menggambarkan Buluminung diperuntukkan kawasan industri yang spesifik.
“Sudah ada beberapa sektor industri yang bergerak di Buluminung, jadi harus bisa selaraskan dengan sektor industri yang nanti akan dibangun,” ucapnya.
Kawasan peruntukan industri Buluminung perlu yang saat ini memiliki luas sekitar 9.000 hektar harus dipersiapkan sebagai kawasan industri, dan luas kawasan itu bisa bertambah seiring pembangunan industri ke depan.
Penataan kawasan industri harus sesuai konsep pengembangan wilayah secara keseluruhan, kata dia, dan selaras dengan konsep pengembangan wilayah ibu kota negara baru Indonesia.
“Luas lokasi Buluminung memungkinkan untuk dibangun beberapa industri yang dapat menunjang IKN,” ucap Eko Cahyanto.
Potensi di Kabupaten Penajam Paser Utara luar biasa dan harus disiapkan secara baik, menurut dia lagi, karena 10 hingga 50 tahun atau 100 tahun ke depan daerah berjuluk Benuo Taka ini dapat terus berkembang dan maju.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga harus mempersiapkan fasilitas pendukung agar investor tertarik untuk menanamkan modal di daerah asal ibu kota negara baru Indonesia itu.
Kawasan peruntukkan industri Buluminung merupakan kawasan yang potensial untuk menjadi kawasan industri, jadi harus dipersiapkan mulai sekarang. (log)
















