Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, telah menyiapkan dana untuk bantuan tunai langsung (BLT) untuk 762 warga kurang mampu di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
Pemerintah kabupaten, jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara Bagenda Ali di Penajam, membuat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui bantuan tunai langsung.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara kembali melanjutkan program BLT untuk pengentasan kemiskinan ekstrem pada 2024.
Warga kurang mampu di Kabupaten Penajam Paser Utara, menurut dia, yang terdata masuk kategori miskin ekstrem sekitar 762 orang dan besaran BLT yang disalurkan sebesar Rp150 ribu per orang setiap bulan.
Warga kurang mampu yang masuk dalam kategori miskin ekstrem itu memiliki pendapatan Rp10 ribu per hari atau Rp322 ribu per bulan, dan pemerintah pusat menargetkan kemiskinan ekstrem nol persen pada tahun depan.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyiapkan anggaran BLT selama satu tahun sebagai salah satu upaya penurunan kemiskinan ekstrem sesuai target pemerintah pusat itu.
Bantuan tunai langsung untuk warga kurang mampu, kata dia, disalurkan setiap tiga bulan sekali melalui rekening penerima manfaat.
“BLT diberikan selama 12 bulan atau satu tahun penuh dengan Rp150 ribu per orang untuk satu bulan yang disalurkan setiap tiga bulan sekali,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara alokasikan anggaran lebih kurang Rp1,371 miliar, kata Bagenda Ali lagi, untuk BLT program pengentasan kemiskinan ekstrem.
Bantuan langsung tunai untuk penanganan kemiskinan ekstrem bakal menyasar keluarga yang benar-benar masuk dalam kategori kurang mampu yang tersebar di empat kecamatan, sesuai data yang telah ditetapkan
Penyaluran BLT salah satu program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. (adv/kmf/log)
















