DPMD Kabupaten PPU Perkirakan Dana Desa Bakal Mengalami Kenaikan 20 persen

Bagus Purwa

Kantor DPMD Kabupaten PPU

Penajam, helloborneo.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara, memperkirakan Dana Desa bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pada 2024 bakal mengalami kenaikan lebih kurang 20 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dana Desa bersumber dari APBN, menurut Sekretaris DPMD Kabupaten Penajam Paser Utara Yayuk Eka Pratiwi di Penajam, diprediksi pada 2024 akan naik sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya.

“Dana Desa dari APBN 2023 untuk Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar Rp38 miliar, dan pada 2024 diperkirakan naik kisaran 20 persen,” jelasnya lagi.

Pertimbangan kenaikan Dana Desa yang bersumber dari APBN itu, lanjut dia, antara lain pembagian dana bagi hasil (DBH), dana kinerja hingga sejumlah program prioritas penggunaan anggaran.

Dana Desa 2024 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) juga diprediksi bakal mengalami kenaikan.

“Dana Desa dari APBD pada 2024 diperkirakan naik, tapi belum diketahui berapa kisaran kenaikannya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada APBD 2023 alokasikan Dana Desa lebih kurang Rp134 miliar.

Dana Desa yang bersumber dari APBN dam dari APBD itu dibagikan untuk 30 desa yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pembagian Dana Desa berbeda-beda dilihat dari kondisi desa, kata Yayuk Eka Pratiwi, yakni jumlah penduduk dan jumlah penduduk kurang mampu, serta luas wilayah dan pertimbangan lainnya.

Prioritas penggunaan Dana Desa sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendesa PDTT) Nomor 7 Tahun 2023.

Regulasi itu mengatur sejumlah program penggunaan Dana Desa, di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas hidup manusia, pengentasan stunting dan penanggulangan kemiskinan. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses