
Penajam, helloborneo.com – DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengajak masyarakat dan seluruh SKPD, sekolah, kecamatan, kelurahan organisasi maupun pengusaha untuk dapat menyajikan panganan/hidangan atau snack/kudapan yang berbasis pangan dan buah lokal.
Hal ini diungkapkan salah satu legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Sepaku dari Partai Gerindra, Abdul Rahman Wahid hal itu bertujuan juga sebagai gelar promosi pangan lokal ini adalah untuk meningkatkan penganekaragaman pangan dengan mutu gizi makanan sehari-hari beragam, bergizi, seimbang dan aman.
Serta untuk mengubah dan memperbaiki pola konsumsi masyarakat supaya lebih beragam jenis pangan dengan mutu gizi yang lebih baik dengan memanfaatkan pangan lokal (non beras). Hal itu tentu saja mengajak kolaborasi kelompok tani wanita yang ada di Kabupaten PPU.
“Mengajak untuk melaksanakan gerakan penganekaragaman pola konsumsi pangan dan hasil pangan, mengutamakan buah dan sayuran lokal pada tiap menu kegiatan,” ungkapnya politisi muda ini.
Selain itu, memasyarakatkan dan mengkonsumsi beras dari Kecamatan Babulu pada setiap kegiatan baik rapat maupun pertemuan sehingga gerakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumbr daya lokal dapat terlaksana sesuai dengan target yang telah di tetapkan.
Ini merupakan tanggungjawab untuk menuju kedaulatan pangan nasional melalui penganekaragaman pangan bukan semata tugas pemerintah, melainkan juga tanggungjawab seluruh masyarakat.
Ia mengajak masyarakat dan seluruh SKPD, sekolah, kecamatan, kelurahan organisasi maupun pengusaha untuk dapat menyajikan panganan/hidangan atau snack/kudapan yang berbasis pangan dan buah lokal.
“Saya berharap melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan tambahan penghasilan bagi ibu rumah tangga disekitarnya,” katanya
Dirinya juga mengajak kepada seluruh Kwt dan home industri untuk dapat menonjolkan hasil makanan yang menjadi ciri khas Kabupaten PPU, tentu peran seluruh Dinas yang terkait sangat dibutuhkan untuk membimbing masyarakat. (adv/log)
















