
Penajam, helloborneo.com – Generasi penerus diajak mewarisi nilai para pendiri yang memekarkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang saat ini pada 11 Maret 2024 besek akan memasuki usia Ke-22 Tahun. Ini sebagai bagian upaya mengingatkan bagaimana tujuan dan arah awal berdiri Benuo Taka agar diingat oleh generasi penerus.
“Bagi Kabupaten PPU, ini momentum pendorong percepat pembangunan. Kita ingin Kabupaten PPU bisa sejajar dengan provinsi lain yang sudah maju,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Syahruddin M Noor.
Kemajuan pembangunan diantaranya ditandai terwujudnya masyarakat sejahtera, adil , dan makmur sebagaimana menjadi indaman semua pihak. Apalagi dengan keberadaan IKN yang berada di sebagian Kabupaten PPU.
Menurutnya, mempercepat pembangunan untuk kemajuan Kabupaten PPU bukan perkara sulit untuk mewujudkannya. Kenyataannya Kaltim punya potensi luar biasa baik SDA melimpah maupun SDM berkualitas. Itu semua menjadi modal penting dalam pelaksanaan pembangunan.
“Soal SDM tentu relatif. Sepanjang ruang dan peluang diberikan yakin masyarakat Kabupaten PPU mampu membangun daerahnya,” yakinnya.
Ia menambahkan, saat ini banyak Perguruan Tinggi yang punya kewajiban menciptakan SDM berkualitas tentu akan melakukan itu dengan membangun Kampus di Benuo Taka. Gilirannya, Kabupaten PPU akan mampu bersaing bila SDM berkualitas sudah disiapkan.
Di sisi lain, ia mengajak generasi penerus tidak mengabaikan semangat HUT Kabupaten PPU Ke-22 Tahun. Melainkan harus terus dijiwai seluruh masyarakat Kabupaten PPU, khususnya aparatur pemerintah untuk mewujudkan Kabupaten PPU maju, modern dan relijius.
“Tentu 22 tahun merupakan usia yang sangat panjang. Yang tidak boleh dilupakan bagaimana mewarisi nilai yang sudah ditanamkan pejuang pemekaran. Berjuang tanpa pamrih mewujudkan Benuo Taka ini,” pungkasnya. (adv/log)
















