Andi Harahap Minta Bantuan Masyarakat Pilih Pasangan Untuk Pilkada 2024

Edy Suratman Yulianto

Andi Harahap, Bupati PPU Periode 2008–2013. (Ist)
Andi Harahap, Bupati PPU Periode 2008–2013. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Andi Harahap, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Periode 2008–2013 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih calon wakil Bupati 2024 ini. Hal itu dilakukan setelah, ia meyakinkan diri menerima surat perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar 2023 lalu.

Dengan sangat percaya diri, Andi Harahap mengatakan telah mendapatkan dukungan dari Partai Golkar untuk maju sebagai Calon Bupati Kabupaten PPU 2024 ini. Itu pun menjadi sebuah kabar gembira yang dianggap mampu untuk menjadi jaminan, maju ke pemilihan kepada daerah di Kabupaten PPU.

“Insyaallah yang siapa lagi kalau bukan Golkar, saya sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar,” kata Andi Haraharap, Minggu (10/03/2024).

Setelah mendapatkan dukungan dari Partai besutan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia 2019-2024, Airlangga Hartanto itu. Kini Andi Harahap bakal mulai menjaring calon wakil Bupati Kabupaten PPU.

“Saya memberikan minta kepada masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara, untuk membantu saya memilih calon wakil Bupati yang cocok buat saya,” ungkapnya.

Adapun beberapa nama calon wakil Bupati Kabupaten PPU, mulai dari Nanang Ali, kemudian Hartono hingga teman sejawatnya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Baharudin Muin turut mencuat.

“Ada Nanang Ali, Hartono, Baharudin Muin, tinggal masyarakat membantu saya memilih calon wakil bupati yang pas. Kalau penajam mau maju, mari dukung saya,” jelasnya.

Andi Harahap mengaku tak muluk-muluk terkait dengan visi misi dirinya, selain kesehatan, pendidikan gratis, sektor pertanian, perikanan dan perkebunan juga akan lebih baik. Kemudian beberapa subsidi seperti periode sebelumnya turut akan digalakkan.

“Ya seperti periode sebelumnya, pendidikan, kesehatan gratis, terus itu pertanian, perikanan, perkebunan juga sekarang kurang banyak subsidi, jadi kita harus perbanyak subsidi kepada masyarakat ini seperti pupuk dan seragam sekolah,” ungkapnya. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses