
Penajam, helloborneo.com – Momentum Ramadan kali ini Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengajak masyarakat, lebih baik hafal satu ayat dengan memahami isinya serta menjalankan dan merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari, daripada hafal Al-Qur’an tetapi tidak memahami dan tidak merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengamalan isi kandungan ayat suci Al Qur’an sejalan dengan salah satu pilar pembangunan Kabupaten PPU, yakni Relijius,” katanya
Ia menambahkan, bahwa pengajian ini merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat, apabila kegiatan ini bisa kita mengamalkan dan menjalankannya. Hal ini bisa terwujud apabila dalam kehidupan sehari-hari kita tidak memakai amalan sekuler dengan makna, jangan kita menganggap beribadah hanyalah sholat, mengaji, puasa dan naik haji.
Akan tetapi, menurutnya, bahwa ibadah bisa kita lakukan selama 24 sehari semalam dengan makna apapun yang dikerjakan adalah dengan niat ibadah. Jangankan shalat atau bekerja, tidur dan masuk kamar mandi saja apabila kita lakukan dengn do’a maka itu sudah merupakan suatu ibadah.
Dengan demikian ia berharap momentum ramadan kali ini kepada para kepala desa/lurah dan masyarakat, untuk menjalankan peningkatan ahlak dan moral. Kemudian untuk meningkatkan ekonomi masyarakat diimbau segera ikuti program Pemkab PPU dengan baik.
Ia menyampaikan agar selaku umat kita mesti selalu tenang dan damai apalagi menyambut ramadan. Kita jangan menjadi orang yang cepat stres, memikirkan perkara duniawi dengan melalaikan akhirat, ajari anak dengan santun, ajak untuk sholat, jangan cepat buruk sangka kepada orang lain. (adv/log)
















