
Penajam, helloborneo.com – Seretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar mengajak kepada seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua dan lainnya untuk mengubah pola pikir dan menghentikan perilaku tindak kekerasan terhadap anak dan bisa menciptakan masa depan tanpa kekerasan terhadap anak.
Maka dari itu, Ia mengharapkan kepada seluruh orang tua agar dapat menumbuh kembangkan potensi anak sesuai dengan minat dan bakatnya, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Yang terpenting adalah menghargai pendapat anak dan mencegah kekerasan terhadap anak serta menanamkan nilai-nilai akhlak yang mulia,” katanya
Banyaknya kasus kejahatan seksual yang menimpa anak Indonesia, tentu peristiwa ini dirasakan sangat menyedihkan dan memprihatinkan tidak saja hanya pemerintah, tetapi seluruh rakyat Indonesia merasakan peristiwa tersebut.
“Ini hal yang sangat serius yang harus segera dituntaskan, agar kedepan tidak seorang anak pun mengalami kekerasan, terutama kejahatan seksual,’’ ucapnya.
Peduli terhadap anak harus dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak agar tumbuh berkembang secara optimal.
“Yang perlu dilakukan adalah dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga yang pertama dan utama dalam pengasuhan yang berkualitas, sehingga menghasilkan generasi penerus yang sehat, kuat, cerdas dan ceria,” katanya. (adv/kmf/log)
















