Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Keberadaan Bandar Udara Naratetama (very very important person/VVIP) prasarana penunjang transportasi Kota Nusantara, ibu kota negara masa depan Indonesia di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, bakal berdampak bagi peningkatan perekonomian bagi daerah berjuluk Benuo Taka itu.
Keberadaan Bandar Udara (Bandara) Naratetama, menurut Penjabat (Pj) Bupati Penajam Panser Utara Makmur Marbun di Penajam, akan membawa dampak besar bagi peningkatan perekonomian di daerah Benuo Taka.
“Ke depan pemerintah kabupaten akan menerima manfaat yang cukup besar dari pembangunan Badara Naratetama'” jelasnya lagi.
Keberadaan Bandar Udara Naratetama itu, bakal menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, terutama pendapatan pungutan dari sektor pajak.
Kemudian juga di sekitar lokasi Bandara Naratetama ke depan akan tumbuh kawasan ekonomi baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.
Keberadaan Bandar Udara Naratetama ibu kota negara baru Indonesia sebagai bonus demografi yang memberikan insentif bagi daerah Benuo Taka lebih berkembang salah satu dari sisi ekonomi, karena letak berada di perbatasan wilayah administrasi Kota Nusantara dan Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Jadi, keberadaan bandar udara itu dapat tingkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan sali daerah,” katanya.
Pembangunan Bandara Naratetama Kota Nusantara diharapkan berjalan lancar tanpa hambatan, serta permasalahan ganti rugi lahan dan tanam tumbuh milik masyarakat yang terkena proyek bandar udara cepat diselesaikan.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara turut mengawal pembangunan infrastruktur penunjang transportasi ibu kota negara masa depan itu, agar berjalan dan rampung sesuai target.
*Pembangunan Bandara Naratetama Kota Nusantara harus terus dikawal agar sesuai target, dijadwalkan Presiden Joko Widodo pada Juli dan Agustus 2024 sudah bisa mendarat di bandar udara itu,” kata Makmur Marbun.
Presiden Joko Widodo menargetkan Bandara Naratetama ibu kota negara baru Indonesia yang dibangun di wilayah Kelurahan Gersik dan Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, beroperasi secara terbatas pada Juli 2024 dan rampung 100 persen pada Desember 2024. (adv/kmf/log)
















