Legislator PPU: Pembinaan Anak Perlu Dilakukan Dari Hati

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sujiati. (ESY)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sujiati. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara Sujiati mengatakan permasalahan anak di Kabupaten PPU masih bisa diatasi. Namun arus urbanisasi yang sulit dibendung nantinya dengan perpindahan IKN juga harus bisa diantisipasi

Ia mengatakan permasalahan anak dari tahun ke tahun tidak berubah seperti anak putus sekolah, pekerja anak, dan yang paling tragis adalah kekerasan terhadap anak. Semestinya sasaran kebijakan untuk solusi masalah ini tidak hanya kepada anak namun juga melibatkan orang tua karena orang tua adalah garda terdepan dalam perlindungan anak.

Ia menambahkan ada banyak faktor penyebab permasalahan anak di Kabupaten PPU nantinya akan beragam. Diantaranya arus urbanisasi, masyarakat yang tidak mempunyai skill yang mumpuni akhirnya menjadi penyebab permasalahan baru dan kemiskinan meningkat. Namun ia menyorot salah satu faktor penting yaitu minimnya pengawasan masyarakat.

“Lingkungan yang marginal akan lebih susah untuk anak beraktivitas dan mendapat perhatian, kesadaran antar rumah dan kehidupan bertetangga juga sangat diperlukan,” tambahnya.

Ia berharap Pemerintah setidaknya menuntaskan salah satu saja misalkan masalah pendidikan dan kesehatan. Bukan karena keterbatasan anggaran kemudian kelangsungan pembinaan anak menjadi terputus dan akibatnya hanya menjadi sebatas program bukan dari hati. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses