Perencanaan Tata Ruang Harus Melibatkan Masyarakat

Sekretaris Kabupaten PPU, Tohar

Penajam, helloborneo.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar menyatakan, saat melakukaan perencanaan konsep tata ruang dan pembangunan harus melibatkan partisipasi masyarakat.

Saran dan masukan sangat dibutuhkan pemerintah agar tata ruang yang dirancang sesuai dengan kebutuhan.

“Langkah antisipasi agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari, maka upaya keras untuk mewujudkan partisipasi masyarakat sesungguhnya sangat diperlukan,” katanya.

Ia menjelaskan kerjasama menjadi syarat mutlak, terutama dengan pihak-pihak terkait seperti perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak terkait lainnya perlu disinergikan. Hal ini dinilai penting agar pembangunan berjalan secara komprehensif.

Tohar mencermati tugas-tugas, peran dan fungsi Pemkab PPU agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, maka peningkatan kapabilitas kelembagaan dalam mengkoordinasikan kegiatan penyelenggaraan penataan ruang di kabupaten juga perlu terus dipertajam.

Langkah evaluasi peran dan tugas, diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas Pemkab PPU dalam menyelenggarakan fungsi-fungsinya, khususnya dalam penyelenggaraan penataan ruang, serta membangun komitmen penguatan fungsi dan peran sebagai lembaga koordinasi penataan ruang di daerah.

Menurutnya, setiap kawasan memiliki konsep tata ruang berbeda. Misalnya kawasan hutan lindung, kawasan budidaya, kawasan pedesaan dan perkotaan, kawasan metropolitan, agropolitan, kawasan strategis dan kawasan andalan, kawasan rawan bencana alam, kawasan wisata, kawasan suaka alam, pelestarian alam dan cagar budaya pengaturan terhadap pusat kegiatan dan pelayanan serta wilayah pengembangan.

Rencana tata ruang merupakan pedoman untuk melaksanakan jangka menengah dan jangka panjang, Oleh karena itu rencana tata ruang menjadi bagian tidak terpisahkan dari rencana pembangunan.

“Suatu rencana tata ruang wilayah pada dasarnya mamaparkan atau setidaknya bersandar pada suatu visi yang sangat penting untuk mamandu menuju masa depan, termasuk dalam memecahkan masalah,” katanya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses