Alokasi Dana Desa Juga untuk Peningkatan SDM Masyarakat Desa

Hamparan lahan pertanian yang berada di Desa Sumber Sari. (Ist)
Hamparan lahan pertanian. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Desa di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), saat ini menerima alokasi dana yang besar, baik dari dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

Untuk Kabupaten PPU, dana desa yang diterima tidak semata untuk kegiatan fisik,  namun juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusian (SDM) masyarakat desa.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar. Apalagi, menurutnya,  penggunaan dana oleh pemerintahan desa sebenarnya sudah ada aturannya.

Menurut Tohar,  dari dana yang disalurkan ke desa tersebut, 70% untuk pembangunan dan 30% selebihnya  bisa digunakan untuk pendidikan, dan yang lain.

Jadi anggaran desa tersebut bisa dianggarkan 70% pembangunan dan 30% dana sosial, pendidikan, bahkan untuk swadaya dan pengembangan pembangunan desa. 

“Dana yang 30% ini bisa digunakan untuk membina para pemuda yang putus sekolah, dengan mengadakan pelatihan menjahit dan pelatihan otomotif, dan pelatihan lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini, katanya, dapat dimanfaatkan pemuda desa putus sekolah untuk mengembangkan usaha dan skil, guna mengurangi angka pengangguran di tengah masyarakat. Salah satu contoh, desa membuat pelatihan menjahit dan pelatihan bengkel untuk 20 orang para generasi yang putus sekolah.

“Setelah dia pandai dan dibelikan mesin jahit ataupun peralatan bengkel, kan mereka sudah bisa mandiri dan memiliki keterampilan untuk usaha,” katanya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses