Legislator PPU: Pelaku UMKM Tangkap Peluang di Kota Nusantara

Bagus Purwa

Raup Muin, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara. (Ist)
Raup Muin, Wakil Ketua I (DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Legislator atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara Raup Muin menyebutkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus menangkap peluang usaha di Kota Nusantara, ibu kota negara masa depan Indonesia.

Kota Nusantara yang dibangun di wilayah Kecamatan Sepaku, menurut Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara itu di Penajam, membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal di sekitar ibu kota negara baru Indonesia.

Peluang harus dimanfaatkan dengan baik oleh warga Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, termasuk pelaku UMKM jangan sampai menjadi penonton dengan keberadaan Kota Nusantara.

“Kompetensi pelaku UMKM terus ditingkatkan baik secara mandiri atau melalui pelatihan agar mampu bersaing,” tambahnya.

DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara terus mendorong pemerintah kabupaten untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM, dengan memberikan dukungan anggaran program peningkatan kompetensi pelaku UMKM.

Pelaku UMKM perlu dibekali pengetahuan meningkatkan kualitas produksi dan strategi pemasaran, kata dia, sehingga mampu bersaing dan menangkap peluang usaha di ibu kota negara baru Indonesia.

“Apalagi saat ini teknologi semakin berkembang, jadi pelaku UMKM juga harus dibekali pengetahuan pemasaran digital,” ujarnya lagi.

Perkembangan teknologi itu banyak menyediakan wadah digital (platform) yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk pemasaran produk atau barang jualan.

memberikan bekal bagi pelaku UMKM membuka diri terhadap perkembangan teknologi, jelas dia, juga diprogramkan pemerintah kabupaten dalam bentuk pelatihan.

“Pemanfaatan wadah teknologi harus diberikan kepada pelaku UMKM agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan penjualan,” ucap Raup Muin.

Pasti banyak peluang usaha dengan keberadaan Kota Nusantara, dan masyarakat terutama pelaku UMKM harus dipersiapkan agar dapat meningkatkan perekonomian sebagai bonus demografi ibu kota negara masa depan Indonesia itu. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses