Legislator PPU Sebut Pengembangan Akses Antardaerah Prioritas RTRW

Bagus Purwa

Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sariman. (ESY)
Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sariman. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Legislator atau anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara Sariman menyebutkan pengembangan akses jalan menjadi prioritas dimasukkan pada rancangan peraturan daerah (Raperda) perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) di daerah yang dikenal dengan julukan Benuo Taka itu.

“Pengembangan akses jalan antardaerah jadi prioritas dimasukkan perubahan RTRW,” ujar Ketua Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara itu di Penajam.

Pengembangan akses jalan antardaerah bakal memberikan dampak yang cukup besar terhadap Kabupaten Penajam Paser Utara dan daerah lainnya, serta membuka akses jalan pendekat Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia.

Salah satu pengembangan akses jalan antardaerah yang dimasukkan pada perubahan RTRW itu, yakni akses jalan yang menghubungkan antara Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat.

“Masyarakat yang mau yang mau ke Kutai Barat atau warga Kutai Barat yang mau ke daerah lain harus melalui Kota Samarinda dulu yang jaraknya sangat jauh,” jelasnya.

Jika melalui jalan Sotek-Bongan hanya membutuhkan waktu enam jam dengan kondisi jalan yang belum ditingkatkan, lanjut dia, kalau jalan sudah dibangun diperkirakan jarak tempuh hanya satu atau dua jam.

Akses jalan itu juga bakal memberikan dampak ekonomi bagi Kabupaten Penajam Paser Utara, menurut dia, apabila jalan Sotek-Bongan dibangun pasti Pelabuhan Benuo Taka akan semakin ramai.

“Kebutuhan untuk Kabupaten Kutai Barat yang didatangkan dari luar Kalimantan pasti akan melalui Pelabuhan Benuo Taka,” ucap Sariman lagi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah lama merencanakan melakukan peningkatan dan pembangunan jalan Sotek-Bongan, tetap belum terealisasi karena membutuhkan dana yang cukup besar.

Setelah ada pembangunan Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, yakni di Kecamatan Sepaku, pemerintah pusat berencana membangun akses jalan antardaerah.

Terbuka akses jalan antardaerah bakal meningkatkan perekonomian sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses