Sergek Projects Hadirkan Mobilitas Lalu Lintas Cerdas Berbasis AI di IKN

Pertemuan antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan perwakilan Sergek Projects Ltd di Dushanbe, Tajikistan. (Ist)
Pertemuan antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan perwakilan Sergek Projects Ltd di Dushanbe, Tajikistan. (Ist)

Jakarta, helloborneo.com – Sergek Projects Ltd menyatakan siap turut serta menghadirkan energi hijau, mobilitas dan lalu lintar cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat melakukan pertemuan bilateral Vice President Global Market Sergek Projects Ltd Alyona Tkachenko di Dushanbe, Tajikistan pada Senin (10/6/2024).

Sebagai informasi, pertemuan bilateral ini merupakan rangkaian dari kegiatan Menteri PUPR ke Republik Tajikistan guna menghadiri The 3rd Dushanbe Water Action Decade Conference yang diselenggarakan pada 10-13 Juni 2024.

Menteri PUPR Basuki mengungkapkan, pertemuan itu juga menjadi penegasan atas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan pada September 2023 lalu antara Sergek Projects dan Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Serta membuktikan merupakan sebuah kemitraan yang solid dan konkret dengan potensi memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Nusantara, Balikpapan dan Samarinda. 

MoU ini sendiri meliputi workshop, studi kelayakan awal di wilayah tertentu dan Proof of Concept (POC) kolaboratif sistem transportasi cerdas. 

“Tujuan MoU ini adalah untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam perencanaan dan implementasi konsep kota pintar di Nusantara dalam hal manajemen lalu lintas, penegakan hukum, dan ekologi. Hal ini akan meningkatkan efisiensi penggunaan jalan, keselamatan jalan, dan keberlanjutan lingkungan,” kata Basuki dalam siaran pers yang diterima InfoPublik pada Senin (10/6/2024).

Salah satu komitmen dari penandatanganan MoU itu adalah Proof of Concept (POC) kolaboratif sistem transportasi cerdas dengan menyediakan pemodelan emisi dan identifikasi titik-titik polusi melalui analisis arus lalu lintas dan jenis kendaraan di Balikpapan. 

Beberapa manfaat dari kolaborasi ini di antaranya dapat menganalisis data kondisi lalu lintas, menyiapkan informasi transportasi umum dan rencana rute, menganalisis kepadatan dan waktu perjalanan dari suatu bagian jalan, 

Selain itu manfaat lain dari kolaborasi ini adalah dapat menganalisis emisi kendaraan bermotor di area tertentu yang dapat digunakan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi serta menerapkan kebijakan publik yang ramah lingkungan.

Basuki mengatakan Indonesia melalui OIKN akan mempertimbangkan dan meneliti proposal Sergek tentang energi hijau, mobilitas dan lalu lintas cerdas berbasis AI ini. Menteri PUPR itu juga berharap kemitraan antara Sergek Projects dan Pemerintah Indonesia dapat semakin memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Kazakhstan.

“Saya mendorong Sergek untuk berpartisipasi. Kami yakin PoC yang dilakukan Sergek merupakan nilai tambah yang berharga. Saya berharap kemitraan dan kolaborasi dengan Sergek dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa depan, yang pada gilirannya akan semakin memperkuat kerjasama dan persahabatan antara Indonesia dan Kazakhstan,” ucap Menteri Basuki.

Vice President Global Market Sergek Projects Ltd Alyona Tkachenko mengatakan pihaknya melihat Nusantara mewakili visi dan komitmen yang mereka yakini. 

“Nusantara bukan hanya cita-cita, melainkan sebuah kenyataan. Dengan semangat ini, kami melihat inisiatif ini bukan sekadar sebagai bukti konsep, tetapi sebagai proyek yang  lengkap,” ucap Alyona.

Menteri PUPR juga mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur IKN per 31 Mei 2024, sebanyak 25 paket pekerjaan telah selesai atau 41,3 persen dari total 104 paket  dengan nilai hingga Rp79,8 triliun.

Turut hadir mendampingi Menteri PUPR Basuki, Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Kazakhstan dan Republik Tajikistan Fadjroel Rachman, Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Direktur Bendungan dan Danau Adenan Rasyid, Sekretaris Ditjen Bina Konstruksi Dewi Chomistriana dan Direktur Operasi I PT Adhi Karya Alloysius Suko Widigdo. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.