Kejaksaan Negeri PPU Telusuri Suite Hotel dan SD Negeri 026

Bagus Purwa

Penajam Suite Hotels. (Ist)
Penajam Suite Hotels. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, masih menelusuri penggunaan aset daerah yang dikelola menjadi Penajam Suite Hotel.dan pembangunan SD Negeri 026 yang diduga terjadi penyelewengan dalam dua kegiatan itu.

“Saat ini, kami masih telusuri untuk mencari bukti apakah ada peristiwa pidana atau tidak dalam penggunaan aset daerah dan pembangunan sekolah,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara Faisal Arifuddin di Penajam.

“Jika dalam pengumpulan bukti-bukti ditemukan tindak pidana, baru dinaikkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan,” tambahnya.

Tim penyidik masih mengumpulkan barang bukti terhadap perkara dugaan korupsi yang saat ini sedang ditangani, lanjut dia, dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Perkara dugaan penyelewengan penggunaan aset daerah yang dikelola menjadi Penajam Suite Hotel, ia menimpali lagi, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang saksi.

“Kemudian sebanyak lima orang saksi telah diperiksa dalam kasus dugaan penyimpangan pembangunan Sekolah Dasar (SD) 026,” jelasnya lagi.

Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara pada tahun ini (2024) juga melakukan pendalaman terhadap dua perkara dugaan tindak pidana korupsi lainnya, selain Penajam Suite Hotel dan SD Negeri 026.

Dua kasus dugaan tindak pidana korupsi lainnya itu, menurut dia, yakni penggelapan surat berharga pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Penajam 2, dan penyelewengan pengelolaan dana Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka pada 2021-2022.

“Sembilan orang saksi sudah dimintai keterangan terkait perkara dugaan penggelapan surat berharga BSI KCP Penajam 2,” katanya lagi.

“Dugaan penyimpangan pengelolaan dana Perumda Benuo Taka pada 2021-2022 sudah dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi,” ucap Faisal Arifuddin pula.

Apabila dalam tahap penyelidikan tim penyidik menemukan dua alat bukti yang kuat ada indikasi tidak pidana korupsi pada empat perkara itu, maka bakal dinaikkan ke tahap penyidikan. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.